Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Kasat Narkoba : Penyidik Tunggu Petunjuk Jaksa Berkas Dua IRT

Iptu Lorentius Kordiali selaku Kasat Narkoba Polres Mimika/ Foto : Istimewa

TIMIKA, Tabukanews.com - Dengan dilimpahkan berkas tahap satu kedua tersangka ibu rumah tangga berinisial LV dan WH ke Kejaksaan Negeri Mimika, yang terlibat kasus memproduksi dan mengedarkan miras oplosan. Penyidik Satresnarkoba Polres Mimika menunggu petunjuk dari Jaksa.

"Kita sudah serahkan tahap satunya beberapa waktu lalu dimana terlebih dahulu sudah dilakukan SPDP,"Iptu Lorentius Kordiali selaku Kasat Narkoba Polres Mimika,kepada wartawan di Kantor Sentra Pelayanan Polres Mimika, Rabu (25/6).

Dikatakan juga, bahwa kedua tersangka terancam lima tahun penjara, sebagaimana tertuang dalam pasal 204 ayat 1 KUHPidana, dan atau pasal 62 ayat 1 jo pasal 8 ayat 1 UU RI nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, dan atau pasal 140 UU RI nomor 18 tahun 2012 tentang pangan.

"Jadi kedua IRT ini tertangkap pada saat kegiatan pelaksanaan operasi peredaran gelap miras, produksi miras oplosan dan miras ilegal, Jumat (24/5) sekitar pukul 20.10 WIT,"ungkapnya.

Disampaikannya, bahwa saat ini keduanya beserta barang bukti masih diamankan di Polres Mimika,

Diterangkannya,tertangkapnya kedua IRT itu bermula dari tim Resnarkoba Polres Mimika melakukan penangkapan terhadap tersangka LV warga SP1, di Jalan Kampung Muare Mapurujaya, yang kedapatan membawa sebuah karung berisikan 31 milo yang sudah terbungkus dalam plastik bening warna putih.

Selanjutnya dalam pengembangan terhadap tersangka LV, Satresnarkoba berhasil menangkap tersangka WH, beserta barang bukti milo sebanyak 4 plastik dikediamannya, yaitu Kampung Muare, RT 4 Mapurujaya.

Dari keterangan tersangka WH,ternyata ia memproduksi milo sediri di dalam hutan Mapurujaya.

Ditambahkannya, bahwa pada Jumat (21/6) kemarin, pihaknya telah melimpahkan berkas tahap dua dari tiga tersangka dengan kasus berbeda, yakni satu perkara kasus obat-obatan jenis Dextro Metofran dengan tersangka Beatrix Sohilait alias Beti. Selain tersangka Beti diserahkan ke Kejaksaan Negeri Mimika, barang bukti lainnya yang turut diserahkan, antara lain empat paket kecil plastik bening berisi 25 butir obat jenis Dextro Metrofan, satu unit Handphone Samsung lipat warna putih beserta sim card 082199216137,dan uang senilai Rp. 600.000.

Sedangkan dua tersangka lainnya dengan perkara kasus yang sama, yaitu tersangka Yusuf Laumali dan Odang Tetimelay terlibat kasus mengedarkan miras oplosan. Selain kedua tersangka, barang bukti berupa delapan gen berukuran lima liter berisikan sopi turut diserahkan. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika