Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika
PON XX Papua

Main

Kapolres: TNI-Polri Hanya Membantu Tenaga Kesehatan

 

Timika, TabukaNews.com - Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era membantah adanya tudingan dari sekelompok warga yang mengatakan bahwa mereka merasa takut untuk menerima vaksin Covid-19 karena yang melakukan  penyuntikan vaksin tersebut adalah aparat TNI-Polri. 

"Sebelum divaksin orang harus dipastikan kondisi kesehatannya oleh dokter bahwa yang disuntik itu aman. Dokter yang pastikan, yang suntik itu tenaga medis . Keterlibatan anggota TNI-Polri adalah bantuan administrasi seperti mencatat dan menjumlahkan hal-hal yang berhubungan dengan administrasi, "kata Kapolres Era saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/7/2021). 

Era mengatakan jika ada oknum yang mencoba membuat isu bahwa yang melakukan penyuntikan vaksin terhadap masyarakat adalah anggota TNI-Polri maka isu tersebut adalah tidak benar. 

"Kenapa kami membantu, karena untuk vaksinasi membutuhkan tenaga yang tidak sedikit. Polisi punya tenaga  dalam hal mengorganisasi, polisi punya Babimkamtibmas, Binmas yang mengimbau masyarakat untuk mengikuti vaksin, tenaga kesehatan minim, Polisi punya tenaga kesehatan, TNI juga punya," kata Era. 

Era menegaskan bahwa aparat TNI-Polri, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, para dokter dan tenaga kesehatan dilingkup swasta dan juga PT Freeport Indonesia semua dilibatkan dalam upaya memberikan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Mimika. 

"Semua diperintahkan oleh bapak Presiden untuk membantu, bukan hanya Dinas Kesehatan tetapi dokter dan perawat yang ada di lingkup swasta juga membantu, begitu juga dari PT Freeport Indonesia. Kenapa dilakasanakan di Polres, supaya aman. supaya setelah selesai tenda-tenda di tinggalkan ditutup tidak ada yang rusak dan juga area nya luas," jelas Era. 

Era menegaskan bahwa  aparat TNI-Polri juga tidak pernah memaksakan masyarakat untuk ikut menerima vaksin Covid-19. 

Ia juga menegaskan untuk warga yang hendak keluar mampu masuk di Kota Timika harus menunjukan surat keterangan vaksin kepada petugas baik di bandara maupun di pelabuhan karena hal tersebut merupakan perintah langsung dari pusat. 

"Kita bekerja dengan hati, betul-betul ingin membantu tidak ada tendesi apapun, jangan disalah tafsirkan. Kita juga tidak memaksa masyarakat untuk suruh datang. Aturan penerbangan dibuat oleh pemerintah pusat dan dijabarkan oleh pemerintah daerah, kalau orang masuk wilayah lain harus pakai vaksin, terus masuk wilayah Timika tidak pakai vaksin itu tidak dibenarkan. Ingin orang masuk kota Timika tidak pakai vaksin,  maka Mimika akan hancur, " bebernya. (tim)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika