Main Area

Main

Kapolres Mimika Tidak Akan Tarik Anggotanya Dari Markas KNPB

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto / Foto : Dok

TIMIKA, TABUKANews.com - Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan menarik anggotanya dari markas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang berada di Jalan Sosial Timika.

Saat ditemui awak media di Hotel Cenderawasih 66, Selasa (15/1), Agung mengatakan, bahwa pihaknya tetap akan menempatkan personil kepolisian untuk menjaga serta mengamankan wilayah yang ada, hingga keluarnya putusan ingkrah dari pengadilan.

“Kami tetap akan menempatkan anggota kami di sana, karena masalah ini sudah ditangani oleh Polda Papua, hanya saja proses hukumnya tetap dilaksanakan di Polres Mimika,” tuturnya.

Menyikapi permintaan amnesti internasional yang meminta pihak kepolisian untuk segera menarik pasukan dan mengosongkan kantor tersebut, Agung mengungkapkan bahwa setiap lembaga mempunyai hak untuk berpendapat dan bersuara. Hanya saja, ia mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Proses hukum sedang berajalan, dan tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dengan berat hati kami sampaikan, bahwa gedung tersebut kami sita untuk keperluan penyidikan,” ungkap Kapolres.

Menurutnya, sesuai dengan aturan yang ada, pihaknya menyita gedung tersebut sebagai upaya untuk tidak mengulang perbuatan yang sama, tidak menghilangkan barang bukti, serta untuk keperluan penyelidikan.

“Penyitaan ini akan berlangsung hingga keluarnya putusan ingkrah. Dan selanjutnya akan diajukan kepada PT. Freeport atau ke Pemda Mimika untuk segera dilakukan pembongkaran, karena gedung tersebut dibangun diwilayah kontrak karya tanpa izin,” katanya lagi.

Ditambahkan pula, bahwa alasan kantor tersebut akan dibongkar, karena selama ini dijadikan sebagai tempat aktivitas atau pergerakan makar dan ilegal yang bertentangan dengan kedaulatan NKRI. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika