Main Area

Main

Kapolres Mimika Perintahkan Tembak di Tempat Bagi Pelaku Begal

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto,SIK. MH/ foto : dok.Tabukanews.com

TIMIKA, TABUKANews.com - Maraknya aksi Begal dan kasus Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) beberapa hari terakhir di kota Timika dan sekitarnya membuat Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto,SIK. MH berang dan memerintahkan anggotanya untuk tembak di tempat pelaku yang meresahkan warga Timika itu.

Kapolres Mimika Agung memerintahkan kepada anggota Polres dan jajaran Polsek agar menembak di tempat pelaku begal dan Curanmor yang beraksi di Timika.

“Saya perintahkan kepada jajaran Kepolisian di Polres Mimika agar menembak di tempat pelaku begal dan curanmor yang sudah meresahkan Masyarakat,” kata Kapolres Mimika saat di temui bersama wartawan di Kwamki Narama,Senin (4/6)

Ia mengimbau kepada masyarakat Timika agar jangan melakukan tindakan main hakim sendiri apabila menemukan pelaku kejahatan seperti curanmor dan begal. Kepolisian akan berusah sekeras mungkin untuk memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat.

 “Kami berharap kepada mayarakat agar jangan melakukan main hakim sendiri terutama pada pelaku begal. Kami akan berusaha memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat,” katanya.

Kepada para pelaku kejahatan, Kapolres menegaskan, agar berhenti dan tidak melakukan hal yang sama lagi. Sebab apa yang telah di lakukan oleh para pelaku begal selama ini sangat merugikan masyarakat. Bahkan akibat ulah para pejahat ini, sudah ada yang memakan korban nyawa.

“Saya tidak akan memberikan toleransi kepada pelaku begal. Saya meminta agar menghentikan aksinya. Apabila hal ini tidak diindahkan, maka jajaran Polres Mimika  untuk segera melakukan tembak ditempat,” tegas Kapolres.

Kapolres mengakui, selama tiga hari berturut-turut kota Timika marak dengan begal. Terhadap pelaku yang diamankan sudah sebanyak tujuh orang tersangka. Para pelaku ditangkap di sejumlah tempat kejadian yang berbeda. Tempat kejadian di Kampung Karang Senang (SP3), di depan Polsek Mimika Baru, Pasar Sentral Timika.

“Kita tangkap para tersangka ini di lokasi yang berbeda-beda. Masih ada sejumlah orang yang masih dalam pencarian petugas yang diduga sebagi komplotan dari para pelaku begal,”  kata Agung.

Kapolres menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, para pelaku melakukan aksinya karena motif ekonomi. Sehingga apabila ada orang yang beranggapan ini bermotif politik, maka hal itu tidak benar.

“Ini murni tindak kriminal dengan motif ekonomi. Jangan disangkut pautkan dengan politik,” ungkap Kapolres. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika