Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Kapolres : “HUT RI ke 73 harus Menginspirasi Kita”

TIMIKA, TABUKANews.com  - Kapolres  Mimika, AKBP Agung Marlianto.SIK mengajak semua pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) serta masyarakat Mimika untuk menjadikan momentum ini untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah berjuang memerdekan negara ini, serta generasi saat ini mengisi kemerdekaan dengan mengisi pembangunan di semua sektor. 

 

“Banyak  hal dalam peringatan ini yang harus dan wajib dijadikan inspirasi. Saya ajak semua rekan-rekan di Pemkab, Formokpinda, dan seluruh masyarakat Mimika agar kembali untuk menjadikan jasa perjuangan para pahlawan negara ini untuk terus mengisi kemerdekaan,”ajak Agung saat menghadiri senam sehat bersama Pemkab Mimika di halaman Kantor Sentra Pemerintah SP 3  Jumat (10/8).

 

Menurut Agung, tidak ada suatu kerja keras yang mengkianati hasilnya. Ada tiga hal yang patutu diingat dalam peringatan HUT RI yakni, satu wajib bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena telah diberikan fundasi yang kuat, karena tidak ada suatu bangsa yang bisa melaksanakan pembangunan dan mencapai kesejahteraan tanpa adanya kemerdekaan sebagai fundasinya. Dua, wajib mendoakan dan mengenang jasa para pahlawan. Karena, bangsa yang besar adalah bangsa yang tahu menghargai jasa para pahlawannya. Tiga, wajib mengambil hikmah atau inspirasi dari para pejuang negara ini. 

 

Kapolres memaparkan satu inspirasi yang wajib dikenang oleh seluruh anak bangsa adalah,  pejuang kita mempunyai satu cita-cita luhur meskipun mereka tidak mengalami dan merasakan itu. Mereka berjuang demi semua elemen bangsa ini sebagai generasi penerus. Mereka rela berkorban apapun yang dimiliki, tetes air mata, darah  bahkan nyawa sekalipun diberikan untuk anak cucunya agar bisa melangsungkan kehidupan yang layak. 

 

Selain itu kedua, ambilah keberanian dari Bung Karno dan Bung Hata, karena sudah jelas bahwa mereka bukanlah pengecut. Mereka semua rela dikucilkan, diungsikan dan dibuang ke pulau terluar serta ke daerah-daerah.  Namun hal itu tidak mengecilkan keberanian mereka untuk mempertahankan NKRI, bahkan semangat mereka semakin menggelora untuk mengajak seluruh rakyat Indonesia agar bersatu melawan penjajahan. Ketiga, mengikuti semangat  pantang menyerah. Empat, semangat  untuk rela berkorban. Dimana, jika dahulu para pahlawan memperhitungkan pamrih, maka mereka tidak akan mengangkat bambu runcing melawan alat tempur dari penjajah yang ketika itu sangat modern dan bisa melenyapkan ribuan nyawa dalam waktu yang singkat. 

 

Namun, demi mempertahankan tanah air tercinta dan seluruh anak cucu,  mereka berdiri dan dengan gagah berani mengangkat bambu runcing dan melawan para penjajah. Lima, tidak ada logika yang bisa memastikan bahwa mungkinkah bambu runcing bisa menang melawan alat tempur yang dimiliki para penjajah.

 

Bayangkan saja, saat itu para penjajah sudah menggunakan artileri berat, teng dari baja, senjata mesin.  Tapi karena rasa tanggungjawab dan rasa memiliki dan  cinta tanah air,  para pahlawan kita berani mengangkat bambu runcing lawan penjajah.  Dengan bambu runcing Indonesia memperoleh kemerdekaan dan itu hadiah dari Tuhan melalui para pahlawan bangsa ini.

 

Kepada seluruh masyarakat Indonesia dapat mengimplementasikan perjuangan para pahlawan melalui tugas sehari-hari dengan penuh rasa bersyukur. Kemudian, wajib meneladani perjuangan para pahlawan dengan saling memberikan kepedulian terhadap sesama. Sebab, tidak ada orang yang hebat, jika tidak saling memperdulikan yang lainnya.

 

“Menyongsong HUT RI ke 73 akan ada tabur bunga di pelabuhan Pomako sebagai bentuk penghormatan anak bangsa ini terhadap  para pahlawan. Pahlawan itu orang yang paling mulia, orang yang memiliki kepedulian bagi sesamanya. Mari kita bantu sesama kita yang membutuhkan dalam hal apapun. Itu merupakan wujud inspirasi kita terhadap perjuangan para pahlawan kita,” kata Kapolres. 

 

 Rela berkorban ini menurut dia merupakan suatu yang sulit, karena selalu mengharapkan pambri atas pengorbanan itu. Kapolres mencontohkan ketangguhan  Cristopher Columbus ketika membawa seluruh pasukannya dan mengarungi samudra luas dengan penuh keberanian meski seluruh anak buahnya sudah mulai menyerah. 

 

“Itulah gambaran dari seorang pemimpin sejati dan mau berkorban untuk bangsa dan negara serta sesamanya,” kata Kapolres Agung.

 

Kapolres bangga dengan euforia dari seluruh masyarakat Mimika dalam menyambut HUR RI ini.  Dalam setiap rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan,  hampir seluruh masyarakat Mimika ikut terlibat.  Selain itu, ketaatan dalam memasang bendera merah putih dan atribut kemerdekaan lainnya di setiap kediaman,  seluruh kompleks perkantoran dan yang lainnya.

 

“Euforia menyambut HUT RI ke 73 sangat luar biasa gegap gempitanya.  Tadinya hanya menjadi penonton, tetapi tahun ini berani menjadi pemain bahkan pemain inti. Ada peran serta  inspirasi dari petinggi Pemkab dan Panitia penyelenggaraan HUT RI dari pemkab Mimika serta seluruh instansi swasta di Timika,” terang Kapolres Agung.  (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika