Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Kadistrik Mimika Baru Apresiasi Reses Robby Omaleng Bertemu Ketua RT

Anggota DPRD Mimika Dari Dapil II Kwamki, Robby Kamaniel Omaleng,MA saat menggelar kegiatan Reses di Restauran Alena Jalan Cendrawasih SP 2/ Foto : Dok Tabukanews.com

TIMIKA

Kepala Distrik Mimika Baru, Drs Ananias Faot mengapresiasi reses yang dilakukan anggota DPRD Mimika dari Daerah Pemilihan II, Robby Kamaniel Omaleng,MA yang melakukan tatap muka dan dialog yang digelar di Restauran Alena Jalan Cendrawasih Sp 2, Jumat (18/5) sore.

“Saya selaku kadistrik Mimika Baru salut dan berterima kasih kepada bapak Robby Omaleng yang melakukan reses dengan bertemu para lurah dan ketua-ketua RT se Distrik Mimika baru untuk mendengarkan aspirasi dan usulan berbagai hal yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Hal seperti ini yang harusnya dilakukan, sebab Lurah dan Ketua RT tahu persis apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,”tegasnya.

Ananias mengakui, persoalan air besih menjadi usulan dan aspirasi yang muncul dalam kegiatan reses tersebut walaupun hal lain juga banyak yang muncul kepermukaan.

“Ada program air bersih yang didanai bersama dari pusat dan kabupaten. Namanya program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS). Walaupun awalnya hanya diperuntukkan bagi Sembilan rumah, namun kini sudah semakin banyak yang menikmati. Airnya langsung bisa diminum, karena sudah melalui uji lab dari Freeport. Fasilitator Pamsimas itu selalu siap bila masyarakat berkeinginan tinggal mengusulkan. Memang anggarannya itu 70  persen dari pemerintah pusat dan 30 persen dari dana melalui dana stimulan Ombas,”katanya.

Robby Omaleng yang mengemas kegiatan Reses I di tahun 2018 disalah satu Restauran di bilangan Jalan Cendrawasih SP 2, pada Jumat (18/5) sore dengan melakukan tatap muka dan dialog dengan kepala distrik Mimika Baru, empat lurah dan sekitar 50 an ketua-ketua RT.

Dalam sambutan pembukaan kegiatan resesnya, Robby Omaleng mengatakan, kegiatan reses merupakan sebuah kewajiban dari setiap anggota DPRD untuk menemui dan bertemu dengan konsituennya untuk mendengarkan secara langsung tentang persoalan dan kebutuhan warga di dapil yang diwakilinya.

“Saya menggelar kegiatan reses ini karena merupakan amanat konstitusi untuk mendengarkan apa yang menjadi usulan dan program yang diusulkan oleh konsituennya. Kita ini kan mewakili suara rakyat, sehingga momen seperti ini saya ingin mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan. Dan ternyata keluhan dari warga adalah kebutuhan air bersih,”tegasnya.

Dijelaskan, Robby untuk persoalan air bersih menjadi konsen pemerintah daerah, dimana program air bersih ini sudah dimulai sejak dua tahun berjalan. Dan semoga tahun ini program terus akan tetap dilanjutkan. Saat ini kebutuhan air bersih sudah berjalan tinggal penyambungan ke rumah-rumah saja yang akan dibangun ditahun ini, semoga kebutuhan air bersih bisa terjawab untuk tahun ini,”ungkap Robby.

Salah satu Ketua RT di Kelurahan Dingo Narama , Marthen Pakage mengakui walapaun program air bersih yang berasal dari APBD Mimika namun , melalui kerja sama pemerintah daerah dengan Dinas Pemberdayaan masyarakat dengan pemerintah pusat suah berjalan yaitu program penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan itu sudah kami nikmati air bersih layak minum sejak tahun 2017.

“Kami apresiasi kepada pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat yang telah membantu masyarakat melalui program sumur bor yang saat ini sudah kami nikmati. Bahkan air bersih dari sumur itu sudah bisa dinikmati puluhan keluarga yang ada di kelurahan Dingo Narama. Kami berharap program ini bisa juga untuk kelurahan lain,”ungkapnya.

Sementara Kepala Distrik Mimika Baru, Drs Ananias Faot mengatakan, proyek Pansimas melalui kerja sama antara Dinas Pemberdayaan masyarakat Mimika dengan pemerintah pusat melalui fasilitator dengan sumur bor, telah menjawab kebutuhan masyarakat soal air bersih di Timika.

“Walaupun awalnya hanya diperuntukkan bagi Sembilan rumah, namun kini sudah semakin banyak yang menikmati. Airnya langsung bisa diminum, karena sudah melalui uji lab dari Freeport. Fasilitator Pamsimas itu selalu siap bila masyarakat berkeinginan tinggal mengusulkan. Memang anggarannya itu 70  persen dari pemerintah pusat dan 30 persen dari dana melalui dana stimulan Ombas,”katanya.

Salah satu warga dari Kelurahan Kebun Sirih mengakui proyek air bersih melalui program Pamsimas yang sudah berjalan di Kelurahan Dingo Narama kedepan harusnya juga semua kelurahan bisa menikmati hal yang sama.

“Kami saat ini memang belum tahu mana air bersih mana yang tidak.Sebab sampai saat ini belum pernah kami nikmati air bersih dari APBD. Karena itu, kami minta agar anggota dewan yang sedang melakukan reses untuk bisa memperjuangkan masalah air bersih,”harapnya.

Menanggapi beberapa aspirasi terutama soal air bersih, Robby Omaleng mengakui seluruh usulan dan pendapat dari warga akan dicatat dan akan dikoordinasikan dengan pemerintah melalui OPD untuk bisa dilihat dan diusulkan program air bersih.

“Sebenarnya program air bersih sudah berjalan yang dilakukan oleh Dinas PU namun program tersebut bertahap. Karena itu, masyarakat diharapkan mendukung program pemerintah sehingga dalam waktu dekat program air bersih sudah bisa menjawab kebutuhan masyarakat Mimika. Kita ini dewan bukan penentu kebijakan, yang ada hanya jalankan fungsinya, yaitu pengawasan, penganggaran dan legislasi. Namun kami akan usahakan usulan warga sesuai fungsi kami,”katanya.

Kegiatan reses dari anggota DPRD Mimika Robby Omaleng dengan para Lurah dan Ketua RT selain soal air bersih juga ada beberapa hal penting lainnya juga dibahas, termasuk soal perumahan  bagi masyarakat , soal situasi keamanan dan masalah fasiltas transportasi khususnya soal ojek yang banyak dikeluhkan warga yang hadir. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika