Main Area

Main

Kadisdk Mimika : Kelulusan SMA dan SMK Ditentukan Sekolah

 Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika, Jeni O Usmany SPd MPd/ Foto : Dok Tabukanews.com

TIMIKA, TABUKANews.com -  Hasil  kelulusan siswa-siswi SMA dan SMK Tahun Ajaran 2017-2018 ditentukan sekolah bukan dari Dinas Pendidikan Kabupaten atau provinsi.  Sedangkan nilai ujian baik Ujian Nasional Pensil dan Kertas (UNPK) dan Ujiian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hanya sebagai pemetaan hasil pendidikan pada semua satuan pendidikan.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika, Jeni O Usmany SPd MPd  di Hotel Serayu, Kamis (3/5).  Menurut Jeni, Disdik Kabupaten Mimika menyerahkan keputusan hasil kelulusan kepada Ketua Musyawarah Kepala-Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMA dan SMK untuk dilanjutkan kepada kepala-kepala sekolah.

“SMA dan SMK ada di Dinas Pendidikan Menengah yang sudah dialihkan ke provinsi. Kita di Disdik kabupaten cuma bantu untuk menyerahkan. Saya sendiri tidak punya hak untuk memeriksa nilai itu, karena kita serahkan ke sekolah,”kata Jeni.

Jeni mengatakan, penilaian tidak hanya terbatas pada kelulusan siswa saja yang dinilai oleh sekolah, tapi guru-guru juga ikut dinilai.  Kelulusan yang ditentukan sekolah berdasarkan nilai rapor, nilai Ujian Sekolah Berstandart Nasional (USBN),  kehadiran dan perilaku siswa selama belajar di sekolah.

Sementara itu, Ketua MKKS SMK, John Lemauk mengatakan setelah menerima hasil kelulusan jenjang pendidikan SMK dari pemerintah, kemudian diteruskan ke semua sekolah. Penentuan hasil kelulusan melalui rapat bersama antara kepala sekolah (Kepsek) dan dewan guru. Dari hasil yang ada saat ini, bilas semua siswa mengikuti Ujian Nasional rata-rata lulus 100 persen. Yang tidak lulus adalah siswa yang tidak ikut UN.

“Hampir semua sekolah rata-rata kelulusannya 100 persen. Itu sesuai standar ketentuan yang sekolah pakai selama ini,” jelas John Lemauk. 

Untuk standart nilai kelulusan John mengatakan untuk UN yakni 55.  Sedangkan ada perbaikan bagi siswa mendapat nilai dibawah standar yang ditetapkan pemerintah. Hasil sementara masih ada 30 persen dari total jumlah siswa yang mengikuti UN memperoleh nilai dibawah 55.

Sejak diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan, hasil Ujian Nasional dari semua sekolah masih dalam taha[ rekap, sehingga MKKS SMK dan MKKS SMA belum memperoleh data riil mengenai total siswa yang lulus dan tidak lulus. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika