Main Area

pesparawi xiii
ulang tahun ke 36

Main

Kadis PUPR Mimika : Pembangunan Jalan Lingkar Luar Tahap Satu

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Dominggus Robert Mayaut/Foto : Dok

 

Timika,Tabukanews.com - Dalam perencanaan pembangunan jalan lingkar luar di Kabupaten Mimika yaitu lingkar luar jalan Mil 32 sampai Ayuka , Distrik Mimika Timur Jauh, dan lingkar luar Poumako, Distrik Mimika Timur, Llintas Kampung Naena Muktipura SP 6, Distrik Iwaka tahun anggaran 2020 masuk tahap pertama. Pada pembangunan tahap pertama tersebut sudah direncanakan untuk tahun anggaran 2020  oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan menggunakan APBD tahun 2020.

“Tahap satu kita masuk mulai dari Km 32 sampai dengan Gorong-gorong dulu ,ita pakai jalan yang sudah ada yaitu punya Freeport,” kata Kepala Dinas PUPR Dominggus Robert Mayaut usai mengikuti apel pagi di lapangan kantor pusat pemerintahan, Distrik Kuala Kencana, kabupaten Mimika, Papua, Senin (20/1).

Kadis PUPR menjelaskan, pada pembangunan tahap satu dari km 32 sampai Gorong-gorong tersebut pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama pihak Freeport untuk melakukan pemindahan terhadap tiang saluran listrik tegangan tinggi (Sutet) milik Freeport yang ada disepanjang jalan tesrebut. Bukan hanya tiang-tiang tersebut akan dipindahkan termasuk gardu-gardu listrik yang ada disepanjang jalan tersebut juga harus di pindahkan.

Lanjutnya kata dia, pihak Freeoprt sebelumnya sudah memilki perencanaan akan melakukan pemindahan sampai dengan tahun 2021 mulai dari bawah sampai Mill 21. Tetapi pihak pemkab Mimika menyampaikan bahwa akan membangun lingkar luar dari Km 32 hal tersebut masih tunggu koordinasi dari pihak Freeport .

“Kami sudah rapat dengan Freeport dan Puncak Jaya Power (PJP) mereka lagi susun mereka punya rencana dulu untuk memindahkan sutet dan gardu listrik yang ada disitu. Sebenarnya Freeport sudah ada rencana juga tapibeluim tau juga karena ini proyek pemerintah apakah mereka mau percepat pemindahan masih di koordinasikan. Apalagi pekerjaan itu merupakan pekerjaan resiko tinggi karena ada juga kabel bawah tanah,” jelasnya.

Ia mengungkapkan soal anggaran akan menyesuaikan dengan panjang jalan dan perkembangan inflasi nantinya. Tetapi dalam rangka membuka akses lingkar luar tersebut sebenarnya sejalan dengan program Freeport untuk memundahkan sutet tersebut hanya pemerintah Kabupaten memulainya lebih cepat. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika