Main Area

Main

JMS Cegah Adanya Tipikor

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Mimika Eko Winarno/Foto: Dok HP

Timika, Tabukanews.com,Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Mimika Eko Winarno mengatakan, Program Jaksa Masuk Sekolah telah berjalan sejak tiga bulan terakhir. Kali ini sebanyak 3 lembaga pendidikan yang menjadi fokus mereka untuk melakukan pencegahan sedini mungkin tindak pidana korupsi. 

3 sekolah tersebut diantaranya, sekolah Al Fallah dilaksanakan pada bulan Mei, SMA Negeri 6 Mimika dilaksanakan pada bulan April, SMP Negeri 10 Mimika dilaksanakan pada akhir bulan April dengan durasi waktu selama seminggu.

"Yang kita lakukan ditahun 2019 proggram kita yaitu JMS dan telah dilakukan sebanyak 3 sekolah mulai dari bulan Maret April Mei," kata Eko ketika ditemui di ruang kerjanya di kantor Kejari, Senin (26/8).

Ia menjelaskan, program JMS yang dilaksanakan sebelumnya harus ada koordinasi dengan pihak sekolah dan dinas pendidikan agar bisa memberikan waktu belajar dalam seminggu kepada pihak Kejari untuk memaparkan materi penerangan hukum atau penyuluhan hukum terhadap sekolah.

Hal tersebut bertujuan untuk melakukan pencegahan sedini terjadinya tindak pidana korupsi. Anak-anak tersebut merupakan generasi bangsa yang mana setiap pekerjaan sangat rentan terhadap korupsi, sehingga harus dibekali sejak dini. 

"Materi penerangan hukum atau penyuluhan hukum terhadap sekolah untuk mencegah sedini mungkin tindak pidana korupsi terjadi makanya kita lakukan di sekolah-sekolah," ungkapnya.

Ia juga menambahkan kalau akan ada dua sekolah lagi yang menjadi target JMS, ditambah dengan 6 sekolah yang diusulkan oleh dinas pendidikan sehingga total keseluruhan sekolah yang masuk dalam progam JMS sebanyak 8 sekolah.

"Rencana kedepan ada dua sekolah lagi tapi dinas pendidikan rencananya ada 6 sekolah jadi totalnya ada sekitar 8," tambahnya.

Sementara itu ditanya terkait dengan JMS ke perguruan tinggi. kata Eko, program tersebut hanya difokuskan pada jenjang pendidikan SMP dan SMA, namun tidak menutup kemungkinan JMS juga bisa sasar beberapa PT di Timika.

"Untuk perguruan tinggi rencananya ada sih, cuma kita harus koordinasi dengan pihak kampus dulu, tapi disinikan belum ada fakultas hukum, tapi memang bisa juga dilakukan penerangan hukum untuk jurusan lain. karena ini merupakan pencegahan dini korupsi," katanya. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika