Main Area

Main

Jenazah Septinus Lokbere Dibakar di Kwamki Lama

Suasana Kremasi jenasah Septinus Lokbere/ Foto : dok Tabukanews.com

TIMIKA, TABUKANews.com - Warga di kubu bawah, Distrik Kwamki Narama yaitu kelompok Aser Murib melakukan pembakaran jenazah almarhum  Septinus Lokbere yang meninggal karena luka bacok pada bagian pelipis sampai bagian hidung di Chek Point (CP) 28, Senin (12/3) lalu.

Kremasi jenazah dilakukan oleh kelompok kubu bawah Rabu (14/3) sesuai dengan prosesi adat perang.  Masyarakat kubu bawah yang tiba di RSUD melaksanakan pengantaran Jenazah. Jenazah dibawa dengan ambulance RSUD menuju kelompok kubu bawah Distrik Kwamki Narama dengan diiringi kendaraan beserta masyarakat kubu bawah dengan pengawalan aparat kepolisian.

Jenazah tiba di lokasi kubu bawah diwarnai dengan isak tangis keluarga. Sesuai dengan prosesi adat bahwa korban meninggal akibat perang harus dikremasi (dibakar).  Persiapan kremasi (pembakaran) jenazah dilaksanakan dengan pemotongan kayu bakar.  Prosesi adat dimulai dengan melaksanakan dan membuang  anak panah.

Kapolres Mimika AKBP Indra Hermawan turut hadir dalam prosesi adat kremasi  jenasah tersebut.

Kapolres Indra mengimbau, warga agar segera meletakkan alat perang mereka masing-masing dan tidak membuat aksi saling serang kembali.  Apabila aksi serang terjadi, dikuatirkan korban akan berjatuhan kembali.

"Saya imbau semua warga letakkan panah dan alat perang  dan apapun itu. Tidak ada lagi yang boleh membawa-bawa sajam. Perang ini harus dihentikan,” kata Indra.

Usai menyampaikan imbuan, masyarakat yang bertikai pun kembali ingin berperang.  Aksi saling serang kubu yang bertikai nyaris terjadi.

Situasi sempat memanas dimana masyarakat berusaha masuk ke hutan untuk kembali berperang, namun, pasukan TNI Polri yang berjaga di lokasi mampu menghentikan aksi mereka dengan melakukan tembakan peringatan. Aksi saling serang pun dapat diredam oleh petugas kepolisian yang sedang berjaga di lokasi tersebut. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika