A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php73/ci_sessionc8d774ed2870cee7c2772daf0192c4bea212de8e): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 176

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php73)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

Tabukanews.com | Jelang Ujian, Semua Sekolah Negeri di Timika Sudah Gelar Belajar Tatap Muka

Jelang Ujian, Semua Sekolah Negeri di Timika Sudah Gelar Belajar Tatap Muka

Jelang Ujian, Semua Sekolah Negeri di Timika Sudah Gelar Belajar Tatap Muka


Timika, Tabukanews.com - Menindaklanjuti surat edaran Bupati Mimika terkait pelaksanaan belajar tatap muka,  khusus kelas 6 SD dan 9 SMP, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Jenny Usmani mengatakan, bahwa semua sekolah negeri sudah menggelar tatap muka. Hal ini ia sampaikan saat ditemui wartawan di Hotel Cenderawasih 66, Kamis (25/3).
Kendati demikian, dirinya mengakui, bahwa masih ada sekolah yang belum melakukan aktivitas belajar mengajar secara tatap muka,
"Untuk sekolah negeri, semua sudah melaksanakan belajar mengajar secara tatap muka, namun untuk sekolah swasta informasi yang saya dengar belum menerapkan," tuturnya.
Dijelaskan, bahwa 61 SDN dan 61 SDN  sudah melakukan proses belajar secara tatap muka khusus kelas 6 SD dan 9 SMP sejak Senin lalu.

"Untuk sekolah swasta masih ada yang belum karena terkendala pada kesiapan dan persetujuan orang tua. Kalau sekolah negeri tidak ada yang menyatakan tidak siap. Semuanya sudah tatap muka karena memang awal Januari itu kita sudah siapkan untuk tatap muka sesuai prokes," ungkapnya
Katanya, jika orang tua tidak setuju, pihak sekolah pun tidak boleh memaksa. Seperti Sekolah Kristen Shining Star yang tetap memilih belajar online karena tidak mendapat persetujuan orang tua untuk belajar tatap muka.
“Kalau belum tatap muka berarti itu bukan kesalahan, itu tergantung pertimbangan orang tua dan sekolah. Karena untuk apa mereka tatap muka tapi belum siap. Toh pembelajaran online kan mereka tetap lakukan, jadi tidak ada masalah,” ujarnya.
Diakui, bahwa proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang sudah berlangsung selama empat hari ini berjalan dengan baik bahkan tidak ada laporan ada anak yang sakit dan tidak mematuhi prokes.
Ditanya berapa jumlah sekolah yang sudah terapkan belajar tatap muka dan belum, Jeny mengatakan, belum menerima laporan jumlah pasti sekolah yang belum tatap muka.
"Saya belum dapat laporan, tapi paling sedikit dan itu sekolah swasta. Pelaksanaan tatap muka memang kembali kepada yayasan maupun sekolah masing-masing. Karena harus ada hal-hal yang disiapkan terutama penerapan protokol kesehatan yang ketat. Jadi, kalaupun sekolah belum melaksanakan belajar tatap muka bukan sebuah kesalahan,"ungkapnya. (Evan)

Idul Fitri 1 Syawal 1443 H

dprd kabupaten mimika
keluarga johannes rettob
bpkad kabupaten mimika
kesbangpol kabupaten mimika
perhubungan kabupaten mimika
dprd kabupaten mimika
tanaman pangan kabupaten mimika
pendapatan daerah kabupaten mimika
tp-pkk kabupaten mimika
kampung nawaripi

Tentang Kami

Memberikan informasi yang benar karena kami Berpihak Pada Kebenaran yang Jernihnya Nyata