Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika
PON XX Papua

Main

Insentif Belum Dibayarkan, Para Tokoh Agama Adu ke DPRD Mimika

Timika, TabukaNews.com - Sejumlah tokoh agama membawa aspirasi kolektif mereka ke DPRD Mimika, berkaitan dengan belum dibayarkannya dana insentif dari Pemkab Mimika melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Mimika.

Aspirasi diterima Wakil Ketua 1 DPRD Mimika Aleks Tsenawatme beserta Legislator Komisi C Julian Solossa, Anthon Bukaleng, Sasiel Abugau dan juga Ketua Pansus Pesparawi DPRD Mimika Aloisius Paerong , Jumat (23/7).

Dalam dokumen yang diserahkan kepada para Dewan itu ditandatangani oleh Ketua Klasis Oikumene Kabupaten Mimika Pendeta Ninno Rumabar dan Sekretaris Pendeta Yohanes Marani, yang memuat sebanyak 33 tanda tangan dan cap dari ketua-ketua klasis organisasi gereja di Mimika.

Kepada wartawan Pimpinan DPRD Aleks Tsenawatme mengungkapkan pemberian bantuan dari dana Otsus yang diberikan kepada pendeta, ustad dan pemuka agama lainnya berhubungan dengan menunjang pelayanan keagaamaan. Anggaran itu sudah ada, tapi belum direalisasikan. Oleh karenanya aspirasi !!! tokoh agama itu meminta dana insentif direalisasikan, apalagi Mimika menuju penerapan Lockdown di bulan Agustus mendatang sehingga dipandang perlu pembayaran insentif menunjang kebutuhan para tokoh agama ini.

“Aspirasi mereka menyampaikan terkati bantuan dari dana Otsus yang pemerintah bantu ke pendeta dan ustad yang belum direalisasi. Anggaran sudah ada tapi belum diterima para tokoh agama,” ujarnya.

Lagi kata Legislator asal Partai Nasdem itu, aspirasi para tokoh agama ini juga meminta DPRD untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung dan meminta pos anggaran insentif itu dikembalikan ke Dinas Sosial dinilai teratur membayarkan insentif itu. Ditambah lagi beban dinas itu dinilai tinggi karena mengurusi sebanyak 133 kampung dan 18 distrik.

“Mereka  juga minta kami memanggil dinas terkait dengan menggelar RDP. Mereka minta supaya insentif mereka kembali dibayarkan Diinas Sosoal. Karena kalau di DPMK bisa tumpang tindih karena mengurusi 133 kampung di Mimika, beban tugas dinas banyak,” sebut Aleks.

Sementara itu Legislator Komisi C DPRD Mimika Julian Solossa mengungkapkan, sudah seharusnya pembayaran insentif para tokoh 5 agama di Kabupaten Mimika itu dibayarkan. Sebab ia menilai para pastor, pendeta, ustad dan pandeta itu telah menjalankan peranan yang penting dalam mengayomi warga umatnya sehingga tercipta kerukunan hidup antar umat beragama yang baik di Kabupaten Mimika. Juga termasuk menjaga Kamtibmas yang kondusif di daerah ini, lewat ajaran-ajaran agama seperti arahan, petuah dan nasihat rohani. Sehingga warga bisa hidup bersosial masyarakat yang baik, sesuai norma-norma agama.

“Mereka ini yang berdoa bagi kebaikan untuk Tanah Amungsa, Bumi Kamoro ini, sehingga sudah sepatutnya mereka terima dana insentif dari pemerintah. Karena pemerintah wakil Allah di dunia ini, perlu perhatikan hidup para hamba Tuhan ini,” pintanya.

Selain itu para pemimpin umat itu juga dinilai sebagai promotor yang penting, terhadap segala kebijakan pemerintah sehingga bisa diketahui, didukung dan didoakan oleh seluruh umat beragama di Mimika. Sehingga layak pemerintah memberikan insentif yang nilainya tidak seberapa itu namun bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat di Mimika.

Julian Solossa Legislator Komisi C asal PDI Perjuangan itu menambahkan, para hamba Tuhan itu juga membutuhkan operasional dalam melayani umat beragama sebagai bagian dari warga Kabupaten Mimika, sehingga kebijakan pemerintah yang dinilainya baik dan berguna itu perlu dilanjutkan.“Karena selang beberapa waktu terakhir ini, menurut mereka insentif tidak dibayarkan walaupun sudah dianggarkan di OPD terkait, makanya mereka minta dikembalikan posnya ke Dinas Sosial,” bebernya.

Ia berharap pemerintah bisa memberi perhatian terhadap aspirasi ini, sehingga para tokoh ini bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah sebagai wakil Allah di dunia ini, dalam mewujudkan segala program pembangunan di Mimika demi menuju Masyarakat Mimika yang Cerdas, Aman, Damai dan Sejahtera, sesuai visi dan misi bupati dan wakil bupati Mimika. “Merekalah yang mendoakan daerah ini sehingga bisa aman tentram damai. Mengarahkan umat supaya hidup dengan baik di tanah ini. Pemerintah perlu beri perhatian dan penghargaan walaupun jumlahnya tidak seberapa, mereka harus terima,” tandasnya. (tim)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika