Main Area

pesparawi xiii

Main

HUT Kesatuan Gerak Bhayangkari, Bhayangkari Timika Gelar Pemeriksaan Gratis

Foto: Sambutan Ketua Bhayangkari Cabang Timika Nyonya Dewi Agung Marlianto / Dok.Tabukanews.com

Timika, Tabukanews.com - Pengurus Cabang Bhayangkari Timika menggelar kegiatan Bhakti Sosial (Baksos) terkait pemeriksaan kanker dengan tes iva dan sadanis dalam rangka memperingati Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 66 yang berlangsung di ruang bersalin Puskesmas Timika, Jumat (31/8).

Hadir dalam baksos tersebut. Ketua Bhayangkari Cabang Timika Nyonya Dewi Agung Marlianto, beserta pengurus Bhayangkari Cabang Timika, perwakilan ibu-ibu Jalasenastri Timika, perwakilan ibu-ibu Pia Ardhya Garini Timika, dan perwakilan Persit Chandra Kirana Timika.

Ketua Bhayangkari Cabang Timika Nyonya Dewi Agung Marlianto dalam sambutannya mengatakan,

"Hari ini kita akan melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 66 dengan melakukan pemeriksaan iba dan Sadanis bekerjasama dengan Puskesmas Timika," kata Ketua Bhayangkari Cabang Timika Nyonya Dewi Agung Marlianto dalam sambutannya sebelum pemeriksaan, Jumat (31/8).

Ia mengungkapkan, kegiatan yang dilaksanakan saat ini tentunya sangat bermanfaat bagi kaum hawa agar secara dini mendeteksi dan memeriksakan  kanker payudara. Sebab kanker payudara merupakan penyakit mematikan.

"Kegiatan ini kami lakukan untuk mengetahui dan mendeteksi lebih dini gejala-gejala kanker dengan cara tes iva ini dan Sadanis, karena kanker payudara merupakan penyakit yang mematikan kedua setelah kanker," ungkapnya.

Ia menjelaskan, untuk mendeteksi adanya gejala tersebut bisa dilakukan pemeriksaan secara kasat mata yakni dengan melihat adanya benjolan di bagian payudara. Apabila terdapat benjolan, maka secepatnya berkonsultasi dengan dokter untuk dilakukan pemeriksaan dan mendapatkan penanganan.

"Bagaimana pemeriksaan itu kita bisa mendeteksinya penyakit dengan cara melihat benjolan yang ada di payudara. Apabila ada bisa langsung diperiksakan ke dokter," terangnya.

Ia juga menambahkan, tingkat kesadaran wanita sangat berkurang untuk memeriksakan kesehatan payudara ke dokter. Mengingat ada rasa malu, takut, dan tidak mengetahui gejala dan dampaknya, sehingga hal tersebut biasanya ditutup-tutupi.

"Tapi sangat disayangkan banyak wanita yang masih takut untuk memeriksakan dirinya ke dokter. Mungkin karena malu dan takut dan tidak mengerti apa yang akan dikerjakan dokter," tuturnya. (Rfl).

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika