Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

HUT GBGP ke-63, Merajut Kebersamaan Dalam Tuhan

Suasana KKR uang diselenggarakan oleh GBGP Klasis Mimika/Foto: Tim/TabukaNews.com

Timika, TabukaNews.com - Gereja Bethel Gereja Pantekosta (GBGP) di Tanah Papua Klasis Mimika menggelar ibadah syukuran Ulang Tahun ke-63 yang berlangsung di Gereja GBGP Jemaat Yope Jalan Hasanuddin, Kamis (17/10)

Hadir dalam acara tersebut diantaranya, Ketua Klasis GBGP Mimika Pendeta Yohanes Marani, S. Th, Pendeta Clief Renaldo Erari, SE. MM yang merupakan Gembala GBGP Kristus Raja Serui, Perwakilan Kantor Kementrian Agama Kornelias Sineri, dan seluruh pendeta.

Pendeta Clief Renaldo Erari, SE. MM yang merupakan Gembala GBGP Kristus Raja Serui dalam khotbahnya mengatakan, memperingati HUT GBGP ke-63 mengusung tema supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan diantara kamu" 1 Korintus 1:10b untuk mengajarkan kepada 9 jemaat GBGP untuk tetap menunjukan kemandirian, kematangan, kedewasaan.

"Ayat ini mau menunjukan kemandirian, kematangan, kedewasaan dari pada GBGP Klasis Mimika yang tentunya komitmen yang kuat dari 9 jemaat yang ada di Mimika mereka mempunyai satu komitmen," kata Pendeta Clief Erari, Kamis (17/10).

Ia menjelaskan, 9 jemaat yang berada di GBGP Klasis Mimika di usia ke-63 harus mempunyai satu komitmen untuk tetap se-ia, se-kata dalam melaksanakan amanat Tuhan, secara khusus mereka bisa menjabarkan didalam jemaat.

“Terdapat beberapa point penting yang ditekankan didalam kehidupan berjemaat yang harus beralaskan seperasaan yang didalamnya terdapat kebersamaan, saling mengasihi, dan melayani." Ujarnya.

Untuk menghindari perpecahan itu ada beberapa point menurut firman Tuhan ada didalam 1 Petrus 3:8 menunjukkan bahwa seperasaan, yang didalam itu ada rasa kebersamaan harus dibina, mengasihi saudara-saudara artinya tidak mementingkan kepentingan gembala sehingga persekutuan dia tidak pedulikan yang bertumbuh berkembang berakar didalam Tuhan, harus ada kasih sayang, dan rendah diri.

Pada kesempatan yang sama Ketua Klasis GBGP Kabupaten Mimika Pendeta Yohanis Marani, S. Th mengharapkan para jemaatnya untuk dewasa dalam melayani. Sebagai ke-63 merupakan usia yang senin dan sudah matang dalam kehidupan dan terus menatap masa depan.

"GBGP sudah masuk usia ke 63 tahun yang sudah senja, artinya sudah stengah abad lebih sehingga gereja ini tidak lagi anak-anak tapi kami sebagai gereja yang harus berdiri kokoh di tanah Papua, dan melihat masa depan," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Panitia HUT GBGP ke-63 Pendeta Alwy Muabuay mengatakan, dalam memperingati HUT GBGP ke-63 pihak panitia melaksanakan berbagai kegiatan. Diantaranya, perlombaan makan kerupuk dari sekolah minggu, perlombaan ikat dasi untuk PKB, perlombaan futsal madya dan remaja untuk PGM dan PKB, lomba kominikata dan baca alkitab indah untuk madya dan remaja, lomba masak bahan dasar keladi dari PKB, dan nyanyi solo PGM, dan KKR untuk acara puncaknya.

"ada 7 kegiatan yang kita laksanakan, acara puncaknya, KKR, pembaptisan dan syukur ulang tahun," kata Alwy.(Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika