Main Area

pesparawi xiii
dprd kabupaten mimika

Main

Hujan Terus-terusan, Petani Keluhkan Hasil Tanaman Tidak Memuaskan

Timika,TabukaNews.com - Tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah Kabupaten Mimika mulai dikeluhkan para petani, dan menjadi masa sulit bagi petani untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

Sebab sebagian besar tanaman hortikultura ini rentan terhadap hujan dalam intensitas tinggi. Akibatnya, banyak tanaman yang rusak dan mati dan juga rentan terserang penyakit.

Sehingga para petani pun bisa menilai kalau hasil panen saat ini dengan intensitas hujan tinggi itu tidak sebanding bagus dengan hasil panen sebelum-sebelumnya.

Sugi salah satu petani sayur mayur menuturkan,akibat hujan yang terus menerus terjadi mengancam keberlangsungan tanaman sayuran miliknya.

“Saya menanam sayur mayur seperti tomat, cabai, bawang dan buah melon ikut rusak akibat hujan yang terus mengguyur dengan intensitas tinggi,” katanya saat ditemui dilokasi perkebunannya di Jalan Hasanudin, Selasa (28/7).

Walaupun hasil panen tidak memperoleh 100 persen,Sugi tetap bersyukur hasil panennya masih bisa dipasarkan.

"Memang tidak rugi tapi kasihan kita para petani ini, sudah kuras tenaga untuk memperoleh hasil yang kita inginkan, tapi hasilnya tidak memuaskan,"katanya.

"Misalkan cabe, yang kita panen kedua ini hanya dapat 30 kilo saja sebagian banyak yang rusak dan mati. Kalau panen pertama itu kita hampir 100 persen hasilnya bagus-bagus," tambahnya.

Selain itu dirinya juga sangat kuatir jika intensitas hujan tinggi terus berkepanjangan, maka para pedagang yang sering membeli hasil tanaman mereka akan beralih atau mendatangkan dari luar Timika.

"Karena rica lokal ini kebutuhan pasar disini sangat bagus. Tapi kalau begini terus, kasihan di kami petani sayur-sayuran ini. Kami minta kalau bisa Dinas Pertanian turun kelapangan berikan solusi bagi kami para petani,"ungkap Sugi.

Selain Sugi, hal yang sama pula dialami petani jagung sendiri yaitu Sinar.

"Lihat sendiri mas,kita terpaksa potong karena daunnya mulai mengering, isi jagungnya kecil-kecil bahkan ada yang tidak ada isinya," tuturnya.

Menurut Sinar, jika hujannya tidak setiap hari kemungkinan hasil jagungnya lumayan memuaskan.

"Hasil panen sebelumnya itu kita sangat puas. Hasil yang sekarang ini kalau dijual hanya dapat untung sedikit saja, padahal kita tanam dari bulan Mei kemarin," ungkapnya. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika