Main Area

Main

Helicopter Tertembak Belum Beroperasi, Tunggu Petunjuk Inspektur Kelaikan Udara

Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah X Usman Effendi didampingi Kepala UPBU Mozes Kilangin Timika Ambar Suryoko, dan Kepala Airnav Cabang Timika Andi Nurmiansyah di kantor UPBU Mozes Kilangin Timika/Foto: Tim/TabukaNews.com

Timika, TabukaNews.com – Pengoperasian kembali helicopter PK IWD yang ditembaki Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Olenki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Rabu (16/10), kini masih menunggu petunjuk dari Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU)

"Setiap pesawat itu ada Prinsipal Operator Inpektur (POI) jadi ada yang mengatur dan telah kita hubungi dan kerusakannya itu di winshield, dan untuk sementara masih menunggu arahan dari KPPU," ungkap Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah X Usman Effendi. Kamis (17/10) di Kantor UPBU Moses Kilangin Timika

Efendi mengatakan, terdapat lima tembakan pada bagian depan kaca helicopter, saat hendak mendarat lantaran faktor keamanan helicopter tersebut diizinkan untuk berangkat ke Enarotali untuk mengecek kembali kerusakan yang terjadi, dan juga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seandainya heli tidak berangkat maka ada kemungkinan terparah.

"Helicopter dari intan angkasa service PK IWD kemarin ditembak oleh KKB itu didaerah Distrik Ilaga Utara sudah diinformasi langsung ke Direktur Kelaikan Udara dan Pengawasan Udara karena beliau yang punya kewenangan itu untuk merilis," kata Usman Effendi.

Ia mengungkapkan, pasca penembakan pihak otoritas bandara udara wilayah X telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dan juga bidang Prinsipal Operasi Inspektur (POI) yang mempunyai wewenang terkait hal tersebut. Selain itu pihak otoritas bandara juga masih menunggu petunjuk dari pihak DKPPU di Jakarta terkait pengoperasian helicopter tersebut.

Sebelumnya diberitakan bahwa Helicopter PK-IWD yang diawki Pilot Dan Cristian Munteanu dan Capten Zazli Membawa Bahan Makanan Menuju Distrik Ilaga untuk pembangunan tower jaringan BTS B6

Diperkirakan terjadi penembakan sebanyak lima kali, di Sekitar Kampung Olenki Distrik Ilaga Utara oleh tak dikenal yang diduga penembakan tersebut diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lekakak Telenggen yang mengakibatkan pintu bawah sebelah kiri heli tembus kaca depan helikopter.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun pada saat penembakan posisi helicopter berada pada Altitut 2590 Meter dari Permukaan Laut atau 290 meter dari permukaan tanah dan jarak dari TKP dengan PT. MTT berada pada 5 Notikal mile (NM) atau 9,26 Km. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika