Main Area

pesparawi xiii
ulang tahun ke 36

Main

Harga Bawang Putih Masih 80 Ribu Sekilo

Lapak milik Atika di Pasar Sentral Timika.

 

Timika, Tabukanews.com -  Setelah dilaporkan naik beberapa waktu lalu, harga bawang putih tak kunjung turun. Pantauan di Pasar Sentral Timika, Senin (13/5), harga bawang putih masih Rp 80.000.

"Masih sama, belum turun," Kata seorang pedagang di Pasar Sentral Timika, Atika kepada wartawan.

Bawang merah yang harganya melonjak naik kini mulai turun, dari Rp 70.000 ke Rp 60.000. Penurunan harga itu, kata Atika, karena datang tambahan stok bawang merah dari Bima NTB. Stok bawang bombai yang sempat kosong, kini ada lagi.

 

Memasuki Ramadan 1440 Hijriyah, sebagian besar kebutuhan dapur melonjak. Bahkan, sayur mayur yang diproduksi masyarakat Timika, harganya ikut naik.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika pun sudah turun menginvestigasi kasus melonjaknya harga bawang.

Sekretaris Disperidag, Inosensius Yoga Pribadi mengatakan, berdasarkan laporan stafnya, naiknya harga bawang merah dikarenakan kurangnya stok di Timika saat ini.

 

Kekurangan stok ini dipicu oleh, para distributor masih menggunakab kapal penumpang Pelni mendatangkan bawang merah dari Bima NTB ke Timika. Rute perjalanan kapal yang memakan waktu cukup lama berakibat tak amannya stok bawang merah.

"Kami sudah kasih solusi, nanti diupayakan agar rute ini terkoneksi dalam program tol laut, lebih cepat," kata Yoga.

Sementara dalam kasus bawang putih, ia mengaku tak bisa berbuat banyak karena stoknya sangat tergantung pada impor yang menjadi kewenangan penuh pemerintah pusat. (Jrl).

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika