Main Area

Main

Hapal Pembukaan UUD 1945, Cantika Nakoh Dapat Sepeda Motor

Cantika Nakoh bersama Ketua Bayangkari Polres Mimika/ Foto : tim

TIMIKA, TABUKANews.com - Nasib beruntung sedang menghampiri Cantika Nakoh. Bagaimana tidak, hanya dengan menghapal teks pembukaan UUD 1945, ia langsung mendapatkan hadiah satu unit sepeda motor.

Pengalaman beruntung tersebut berlangsung pada saat kegiatan Millenial Road Safety Festival digelar, Sabtu (2/3). Saat itu, Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto bersama Ketua Bayangkari Polres Mimika, Ny. Agung Marlianto memberikan kuis kepada pelajar tingkat SMP dan SMA untuk naik keatas panggung menghapal teks pembukaan UUD 1945.

Saat itu, anak dari pasangan  Adrianus Nakoh dan Ferdinanda Homer memberanikan diri naik ke panggung bersama seorang temannya. Namun karena rekannya tidak mampu menghapal, akhirnya kesempatan diberikan kepada Cantika untuk menghapal. Sempat tersendat-sendat karena merasa gugup, akhirnya dengan penuh keyakinan ia berhasil menyelesaikannya.

“Sebenarnya, kita mau kasih sepeda saja, tapi karena berhasil menghapal sampai selesai, akhirnya kita kasih hadiah utama, yakni satu unit sepeda motor,” kata Kapolres.

Cantika Nakoh, murid SMK Petra kelas XVI Jurusan Akuntansi usai menerima kunci sepeda motor kepada wartawan mengatakan, bahwa dirinya sangat bangga dan sama sekali tidak menyangka akan pulang membawa hadiah sepeda motor. Diakui, bahwa ia adalah salah satu murid yang cukup berprestasi di sekolah, karena sering mendapat ranking satu.

“Saya datang cuma ingin ikut kegiatan ini, karena rame. Pastinya sangat bangga karena bisa mendapatkan hadiah sepeda motor,” tuturnya.

Diakui, bahwa dirinya sempat grogi saat menghapalkan pembukaan UUD 1945, karena baru pertama kali dirinya tampil dihadapan ribuan orang.

“Sempat grogi karena tidak menyangka dirinya akan ditunjuk oleh Kapolres untuk naik ke atas panggung. Tapi saya percaya diri, karena menghapal UUD 1945, sudah terbiasa sejak SMP dulu,” katanya.

Dijelaskan, bahwa sepeda motor tersebut akan diserahkan kepada ayahnya untuk dipakai mengantar jemput dirinya ketika berangkat dan pulang sekolah.

“Saya kan belum cukup umur untuk bawa motor. Jadi saya berikan kepada bapak,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, ia berpesan kepada kalangan anak millennial untuk menjadi pengendara motor yang tertib.

“Khusus buat anak-anak Papua. Kalau belum cukuk umur, janganlah coba-coba bawa kendaraan, karena akan menimbulkan masalah. Dan satu lagi yang harus dipahami, bawa kendaraan tidak boleh ngebut-ngebut, karena hanya membahayakan diri sendiri dan orang lain,” imbuhnya. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika