Main Area

pesparawi xiii
ulang tahun ke 36

Main

Gandeng Dinkes, Kodim 1710/Mimika Adakan Penyuluhan HIV/AIDS di Kilo 10

Timika, Tabukanews.com - Kodim 1710/ Mimika memperkasai kegiatan Program KB Kesehatan di Wilayah Kodim 1710/Mimika dengan menggandeng bagian program HIV/AIDS, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mengadakan penyuluhan HIV/AIDS bagi wanita pekerja seks (WPS) di kilometer 10, Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania, Selasa (4/9).

Kegiatan ini mengusung tema "Mari Kita Wujudkan Sinergisitas TNI, Pemerintah dan BKKBN Dalam Usaha Peningkatan Kualitas Kesehatan Guna Meningkatkan Taraf Hidup dan Kesejahteraan Masyarakat di Daerah".

Hadir dalam kegiatan tersebut, Lettu Inf Akhmad Zaini, Pasiter Kodim 1710/Mimika, Kapten Inf Teguh Heru,Danramil 1710-02/Timika, Pelda Kunarso, selaku Babinsa dan perwakilan dari Dinkes Kabupaten Mimika, Yoan Tauran,selaku penanggungjawab HIV-AIDS, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika serta tamu undangan.

Letkol Inf Pio L Nainggolan, Dandim 1710/Mimika melalui Lettu Inf Akhmad Zaini, Pasiter Kodim 1710/Mimika menyampaikan bahwa,kegiatan penyuluhan atau sosialisasi HIV/AIDS bagi wanita pekerja seks (WPS) di kilometer 10 sangat penting dalam menjaga kesehatan.

"Kita tahu sendiri bahwa dalam setiap bulan selalu dilakukan pemeriksaan dan penyuluhan terkait hal ini. Olehkarena itu dari penyuluhan yang sudah disampaikan oleh mitra kita (Dinkes) perlu dilaksanakan," ungkapnya.

Lettu Inf Akhmad Zaini,juga menyarankan kepada peserta penyuluhan untuk mensosialisasikan kembali kepada rekan-rekan yang tidak hadir.

"Jadi tolong sampaikan kembali ke rekan-rekannya soal ini. Karena sudah banyak hal-hal yang disampaikan dinkes mulai dari dampak awalnya hingga bagaiamana cara penanganannya," ungkapnya.

Sebelumnya, Yoan Tauran, selaku penanggungjawab HIV-AIDS, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika dalam memberikan penyuluhan mengatakan bahwa jumlah WPSL yang ada di lokalisasi kilometer 10 dengan usia 19 sampai 56 tahun berjumlah 228 orang. Sedangkan untuk WPSL yang baru sebanyak 31 orang, sementara WPSL lama sebanyak 197 orang.

"Jadi WPSL yang terkena Infeksi menular seksual (IMS) ditahun 2018 itu sebanyak lima orang diantaranya 2 orang WPSL baru dan 3 WPSL lama," katanya.

Disampaikan juga, bahwa WPS juga harus melakukan pemeriksaan IMS yang dilakukan oleh klinik reproduksi berdasarkan rujukan dari PKM Wania.

"Rutin setiap bulan, yakni setiap hari Senin dan Rabu. Sedangkan untuk pemeriksaan HIV biasa di lakukan 3 bulan sekali," ungkapnya.

Disarankan, agar para WPS untuk harus hidup sehat dengan berperilaku hidup bersih dan sehat dengan cara menjaga kesehatan diri.

"Tubuh kita sehat apabila kita menyuplai makanan yang sehat sehingga banyak protein yang masuk dan stamina kita bertambah, kalau tidak otomatis penyakit akan cepat menyerang tubuh kita," sarannya.

Diakhir sesi juga para WPSL ini diberikan contoh bagaimana memakaikan kondom yang benar oleh Aswin selaku tim Populasi Kunci (Ponci). (Rfl).

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika