Main Area

Main

Friendly Games, Persemi Allstar Bermain Imbang dengan PS Atuka 2-2

Tim Persemi Allstar sebelum pertandingan di Lapangan Sepakbola Fransiskus Raharusun, Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah/ dok Tabukanews.com

ATUKA,Tabukanews.com- Laga pertandingan persahabatan (Friendly Games) digelar di Lapangan Sepakbola Fransiskus Raharusun, Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah,Sabtu (28/7) kesebelasan sepakbola Persemi Allstar ditahan imbang 2-2 dari Kesebelasan Atuka. Laga persahabatan yang merupakan rangkaian dari kegiatan Bhakti Sosial (Bhaksos) dihelat di ibukota distrik Mimika Tengah walapun hanya bertajuk eksebisi , namun laga tersebut cukup menghibur ratusan warga Atuka yang memadati lapangan.

Sejak wasit Mikel Werawaeyau memulai laga kick of babak pertama, anak-anak PS Atuka turun dengan kostum orange yang bermaterikan pemain yunior langsung berusaha menguasai bola dan berusahan membombardir daerah pertahanan tim Persemi Allstar turun dengan kostum biru-biru yang digalang langsung oleh kapten Tim yang juga ketua Persemi Allstar, FX Budi Reyaan. Sementara Persemi Allstar yang mengandalkan barisan depan seperti, Yono Balubun, Febri Fibo Pangkerego, Hendi Musila dan Berty Lewakabessy berusahan menembus pertahanan anak-anak Atuka dengan memperagakan permainan satu dua.

Persemi Allstar yang unggul tehnik dengan permainana satu dua sentuhan mampu membuat para anak-anak muda Atuka frustasi sehingga semakin meningkatkan ritme serangan. PS Atuka yang dimotori Frans Meneweyau,  Oskar Maukipia, Paskalis Tamiyauta, Karolus Menaweyau dan Ronald Waipumi beruntung karena sangat hafal dan menguasai seluruh sisi lapangan.

Memasuki pertengahan babak pertama, tepatnya dimenit ke 15 PS Atuka mampu unggul melalui pemain Longginus Menaweyau. Longginus  yang menerima umpan silang dari sisi kiri dari pemain Isak Operayauta dengan sekali kontrol mampu melesatkan bola disisi kiri penjaga gawang Persemi Allstar tanpa bisa dijangkau oleh penjaga gawang Husyen, dan alhasil Atuka mampu unggul 1-0 hingga babak pertama usai.

Dibabak kedua, anak-anak Atuka melakukan rotasi besar-besaran dan menarik sejumlah pemainnya dan menggantikan pemain baru, sebaliknya Persemi Allstar masih dengan amunisi awal mampu merubah strategi dengan mengandalkan serangan balik melalui Nias Ewakipiyuta, Tedy Nepra dan Hendi Musila. Dengan merubah strategi, Persemi Allstar mampu menyamakan kedudukan di menit awal babak kedua tepatnya menit ke 65  melalui Kris Kopeyau.

Kris Kopeyau menerobos pertahanan Atuka dari sisi kanan dan lolos dari jebakan offside setelah menerima umpan datar dari Febri Pangkerego mampu menjebol gawang dengan tendangan keras kaki kanannya mampu menjebol gawang Atuka dan skor pun imbang menjadi 1-1.

Dengan hasil 1-1, kedua tim semakin bersemangat terlebih anak-anak Atuka yang tak ingin di permalukan oleh tamunya dihadapan ratusan pendukungnya yang sore itu terus memberikan dukungan.  Tidak puas hasil imbang, Persemi Allstar dengan target meraih kemenangan juga terus membombardir pertahanan Atuka. Playmaker sekaligus pengatur serangan Persemi Allstar Richardo Imboy yang tampil cukup baik dengan penguasaan bola, menjadi jangkar di tengah untuk memanjakan trisula penyerangnya, Ananias Ewakipiyuta, Tedy Ang Nepra dan Yono Balubun.

Berkat kerja sama sangat apik, Persemi mampu unggul 2-1 setelah dimenit ke 78 melalui kerja sama satu dua antara Yono Balubu, Budi Reyaan dan Hendi Musila memberikan sodoran bola kepada Teddy Nepra. Tedy Nepra yang tanpa penjaga dengan sekali mengontrol langsung melepaskan tendangan kaki kanan yang cukup keras diluar pinalti mampu merobek gawang PS Atuka persis di sudut kana atas tanpa bisa dijangkau oleh penjaga gawang Atuka dan skor pun berbalik 2-1 untuk keunggulan Persemi Allstar.

Waktu kurang dari 12 menit bagi Atuka yang sudah tertinggal tidak kehilangan semangat dan motivasi dan terus berusaha untuk menyamakan kedudukan. Sebaliknya, Persemi Allstar yang sudah unggul hampir seluruh pemain turun bertahan. Pemain bertahan Persemi Allstar yang dikomandoi, Libertus Natikepayuta, Hendy Musila, Berty Lewakabessy dibuat kerepotan untuk membendung serangan yang bertubi-tubi dari anak Atuka.

Dengan kondisi lapangan sedikit berair di barisan pertahanan Persemi Allstar mampu dimanfaatkan oleh anak-anak Atuka yang memiliki kecepatan dan stamin yang masih normal. Gol yang ditunggu-tunggu PS Atuka akhirnya tercipta melalui sebuah skema serangan dari kiri pertahanan.  Gol penyama tersebut lahir dimenit ke 87 oleh pemain Pius Tamawiyu.

Pius Tamawiyu berhasil memperdayai penjaga gawang Persemi Allstar melalui tendangan kaki kanan yang tidak terlalu keras setelah mendapatkan umpan matang dari sayap kiri Soter Maparo persis mendarat di sebelah kiri penjaga gawang Persemi. Gol penyama PS Atuka dari Pius tersebut disambut sorak sora dari seluruh pendukungnya. Gol penyama dari Pius tersebut sekaligus merupakan gol terakhir dengan skor 2-2 sampai wasit mengakhiri laga. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika