Main Area

Main

FKMN Berikan Bantuan Bagi Pengungsi Wamena di Timika

Ketua FKMN saa memberikan bantuan kepada warga pengungsi/ Foto: Istimewa

 Timika.TabukaNews.com - Forum Komunikasi Masyarakat Ning Fatnim (FKMN) Kabupaten Mimika, Selasa (8/10), memberikan bantuan berupa pakian layak pakai dan kebutuhan pokok kepada warga Tual, Kepulauan Kei dari Wamena yang saat ini mengungsi di Kompleks Timika Indah, Timika-Papua.

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Ning Fatnim (FKMN) Kabupaten Mimika, Marvey Dangeubun, SH. MH mengatakan, pemberian bantuan kepada warga pengungsi Wamena asal Tual ini  merupakan spontanitas setelah mendapat informasi adanya pengungsi dari Wamena asal Tual.

"Jadi setelah kami dengar informasi bahwa ada kita punya saudara-saudara pengungsi kei dari Wamena yang ada di Timika, sehingga kitsa sambangi mereka," kata Marvey ketika dihubungi melalui sambungan telepon.

Marvey, menjelaskan warga Tual yang ada di Mimika merasa tergerak hati untuk membantu dengan mengumpulkan pakaian layak dan sembako untuk diberikan kepada para pengungsi.

"Tadi kami langsung kontak teman-teman FKMN, jadi kita berinisiatif untuk mengumpulkan pakaian layak pakai, kebutuhan lain termasuk kebutuhan pokok bahan makanan, lalu kami datangi mereka untuk berikan bantuan," jelasnya.

Pengungsi asal kepulauan Kei sebanyak 20 warga saat ini mengungsi dan tinggal di timika indah, namun ada beberapa warga yang telah diambil oleh keluarganya, sedangkan sisanya ditampung di rumah milik ibu Yasmin.

"Ada lebih dari 20-an itu ibu-ibu dan anak-anak, sebagian ada keluarga yang sudah mengambil mereka," ungkapnya.

Marvey menambahkan, bantuan yang diberikan merupakan kepedulian dan rasa kebersamaan, setelah memberikan bantuan, selanjutnya, para pengungsi akan difasilitasi untuk pulang ke daerah asal menggunakan jalur laut pada tanggal 12 Oktober mendatang.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Pelni untuk membantu kepulangan warga pengungsi.

"Ini bentuk kepedulian kita,  dan rasa kebersamaan. Rencananya mereka mau berangkat ke Tual tanggal 12 dengan kapal, jadi kami akan koordinasi dengan Pelni untuk bisa membantu kepulangan mereka," katanya. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika