Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Eltinus Omaleng dan Yohanes Rettob Resmi Pimpin Mimika

 Bupati Eltinus Omaleng, SE. MH dan Johannes Rettob, S. Sos, MM bersama Gubernur Papua Lukas Enembe dan Ketua DPRD Yunus Wonda Usai Pengambilan sumpah/ Foto: Tim/Tabukanews.com

Timika, Tabukanews.com – Gubernur Papua Lukas Enembe, S. IP. MH, resmi melantik  Eltinus Omaleng, SE. MH, dan Johannes Rettob, S. Sos. MM sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mimika periode 2019-2024  setelah keduanya mengucapkan sumpah janji jabatan dihadapan ribuan masyarakat Mimika yang hadir dilapangan 23 Mile 32 jalan Agimuga Distrik Kuala Kencana, Jumat (6/9).

Hadir dalam pelantikan tersebut, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, SE. MM, dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, Hadir juga mantan Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang, SE. M. Si, Bupati Puncak Wilem Wandik, Forkompimdah Kabupaten Mimika dan seluruh pejabat dilingkungan Pemkab Mimika.

Pelantikan dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Mendagri nomor 131.91-3769 tahun 2019 tentang pengesahan dan pengangkatan Bupati Mimika Provinsi Papua, dan 132.91-3770 tahun 2019 tentang pengesahan dan pengangkatan Wakil Bupati Mimika Provinsi Papua, yang mana tembusan SK Pengesahan dan pengangkatan tersebut akan diberikan kepada Presiden RI. Ir Joko Widodo sebagai tembusan.

Usai pengucapan sumpah janji Bupati dan Wakil Bupati Mimika. Gubernur Papua Lukas Emenbe, S. IP. MH dalam sambutan mengatakan, sebagai masyarakat Mimika patut bergembira karena saat ini telah dilaksanakan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Mimika periode 2019-2024 di ruang terbuka sehingga bisa disaksikan oleh semua masyarakat Mimika walaupun mengalami penundaan.

Menurutnya, didalam ketentuan pasal 164A ayat (3) UU nomor 10 ditegaskan bahwa pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang tertunda dan tidak ikut pelantikan dalam pelantikan serentak, maka Gubernur mewakili Mendagri akan melantik Bupati dan Wakil Bupati di ibu kota kabupaten sesuai dengan akhir masa jabatan

"Patut kita ucapkan syukur atas pelantikan ini, walaupun mengalami penundaan tapi berdasarkan UU saya mewakili Mendagri akan melantik Bupati dan Wakil Bupati di daerah asalnya," kata Gubernur.

Ia menjelaskan, pasca proses pilkada serentak berakhir hingga pelantikan, dirinya berharap agar semua menyatukan asa tujuan untuk membangun Mimika sesuai dengan visi dan misi yang mana telah disampaikan saat kampang. Artinya saat ini rakyat menunggu apa yang dijanjikan.

Oleh sebab itu, haruslah bekerja sungguh-sungguh dan membangun komunikasi kerjasama dengan semua pihak agar terjalin sinergitas, sehingga masyarakat Mimika merasakan kehadiran pelayanan pemerintah baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan ekonomi kerakyatan.

"Setelah Pilkada berakhir, kini saatnya  melangkah bersama melanjutkan ujian sejarah selanjutnya yaitu mewujudkan visi misi saudara Bupati dan Wakil Bupati saat kampanue guna mewujudkan kesejahteraan rakyat di daerah yang saudara berdua pimpin," jelasnya.

 

Ia berharap, pembangunan yang nantinya akan dilaksanakan di masing-masing daerah akan bisa sejalan dengan visi dan misi Gubernur "Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera dan Berkeadilan" hanya saja  tinggal disesuaikan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati serta kondisi daerah untuk percepatan pembangunan.

"Saya mau tegaskan bahwa Bupati dan Wakil Bupati adalah perwakilan pemerintah di Kabupaten Mimika untuk melaksanakan pembangunan sesuatu visi mis gubernur "Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera dan Berkeadilan," harapnya. (Tim).

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika