A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php73/ci_session9c0f4c7838ab7f4db51bfd1e9164457791153a8f): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 176

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php73)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

Tabukanews.com | Durian Asal Kaimana Banjiri Kota Timika

Durian Asal Kaimana Banjiri Kota Timika

Durian Asal Kaimana Banjiri Kota Timika

Penjual Durian Kaimana

 

Tabukanews.com - Timika. Durian asal Kabupaten Fak-Fak kini membanjiri Kota Timika. Bagi pecinta durian ini tentunya menjadi kabar gembira.

Warga Timika yang doyan menyantap buah berduri tersebut, tidak perlu ragu untuk membelinya. Cukup dengan merogoh kocek seharga Rp.25 ribu, anda sudah bisa menyantap satu buah durian ukuran mini.

Para penjual durian kini menjajakan durian mereka dikawasan lampu merah Jalan Bougenville-Pendidikan Kota Timika, dengan harga yang bervariatif.

Sarry Wati salah seorang pedagang durian kepada wartawan, Selasa (10/3) mengungkapkan, bahwa pihaknya sengaja mendatangkan buah durian dari Kaimana, karena disana sedang musim durian, sementara di Timika sangat jarang buah durian ditemui.

“Ini sudah berapa kali durian masuk dari Kaimana, dan Alhamdulillah semuanya habis. Kadang sehari saja sudah habis. Saya memang tidak jualan lagi di lampu merah karena Satpol PP sering usir pedagang disitu. Katanya sudah jadi daerah terlarang untuk tempat jualan,” tuturnya.

Ia mengatakan, pecinta durian di Kota Timika lumayan banyak karena setiap kali durian masuk ke Timika, jualannya selalu habis.

“Sebenarnya kami yang jualan durian asal Fak-Fak ada banyak di Timika, tapi saya jual melalui Facebook, jadi pelanggan saya jadi banyak. Saya jual dengan harga 25 ribu satu buah, ada yang 50 ribu, ada yang 100 ribu,” tuturnya.

Endang Lidya (21) salah satu pecinta durian kepada Harian Papua mengakui, bahwa dirinya adalah salah satu penggemar buah berkulit duri tersebut. Ia bahkan sudah memesan durian tersebut jauh hari sebelum durian datang ke Timika.

“Saya sangat suka buah durian, meskipun suami tidak suka. Kalau saya tidak dapat dalam bentuk buah, kadang saya beli yang sudah dikemas dalam plastic mika agar bisa tahan lama kalau disimpan di kulkas,” imbuhnya. (Tim)

Idul Fitri 1 Syawal 1443 H

dprd kabupaten mimika
keluarga johannes rettob
bpkad kabupaten mimika
kesbangpol kabupaten mimika
perhubungan kabupaten mimika
dprd kabupaten mimika
tanaman pangan kabupaten mimika
pendapatan daerah kabupaten mimika
tp-pkk kabupaten mimika
kampung nawaripi

Tentang Kami

Memberikan informasi yang benar karena kami Berpihak Pada Kebenaran yang Jernihnya Nyata