Main Area

Main

Duaratus Guru SMA/K Demo Sampaikan Tiga Tuntutan

TIMIKA, TABUKANews.com -  Sebanyak 250 guru yang berasal dari dua puluhan SMA dan SMK di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua menggelar demo di kantor Sentra Pemerintahan Mimika, jalan Cinderawasih SP3, Timika, Senin dan menyampaikan tiga tuntutan mereka. Pada hari Senin,(13/8).

 

Tiga tuntutan tersebut yaitu terkait dengan dana lauk pauk guru ASN SMA dan SMK yang belum mereka terima sejak Januari 2018 setelah kewenangan SMA dan SMK dipindahkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Papua.

 

 Selain itu para guru juga mendesak Pemkab Mimika untuk segera membayar tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) atau yang dikenal dengan insentif dan Bantuan Operasional Daerah (Bopda). 

 

"Kami datang kesini untuk menuntut hak-hak kami yaitu TPP,  insentif serta uang lauk pauk. Kami guru SMK dan SMK tidak punya induk di Mimika untuk itu kami minta perwakilan kami ada di Kabupaten Mimika. Kami minta Pihak Pemkab Mimika membayar TPP,  insentif serta lauk pauk kepada ASN dan guru Honorer SMA dan SMK se-Mimika," kata Koordinator pengawas Guru SMA dan SMK Mimika, Forum Komunikasi Guru dan Tenaga Kependidikan SMA/SMK Kabupaten Mimika (FKGTK) Sulijo.

 

"Kalau tuntutan kami tidak direspon atau dipenuhi terhitung tujuh hari ke depan kami akan melaksanakan aksi moral sampai tuntutan kami terjawab," kata Sulijo lagi. 

 

Sulijo mengatakan semenjak dinas pendidikan menengah diambil alih ke Propinsi ke Propinsi para guru SMA dan SMK tidak menerima beberapa tunjangan yang selama ini mereka terima. 

 

"Kami sudah tanya ke propinsi katanya uang di kabupaten tapi kita tanyakan ke kabupaten katanya itu tanggung jawab propinsi," ujarnya. 

 

Para guru juga mengancam akan mogok  mengajar jika tuntutan mereka tidak ditanggapi. 

 

Para guru meminta kebijakan pimpinan daerah untuk menanggapi aspirasi mereka sebab menurut para guru, mereka mengabdi di Mimika, mengajar anak-anak Mimika namun ada kesan Pemkab Mimika lepas tangan terkait persoalan guru SMA dan SMK. 

 

Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang yang menemui para pendemo mengatakan pihaknya akan menyurati Dinas Pendidikan Provinsi Papua terkait persoalan tersebut. 

 

Selain itu, Yohanis juga meminta perwakilan guru sebanyak enam orang bersama Bagian Keuangan Pemkab Mimika bertemu langsung Kepala Dinas Pendidikan Papua untuk membicarakan dan sekaligus mencari solusi. 

 

Demo berlangsung kurang lebih  dua jam hingga pukul 10.00 WIT dan dikawal ketat sembilan orang personil polisi dari Polsek Kuala Kencana, 10 orang personil Brimob Polda NTB (BKO Polres Mimika) dan sebanyak 40 orang personil Satpol PP Kabupaten Mimika.(Jero/TB)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika