Main Area

pesparawi xiii

Main

Dua Tersangka Pasutri Mengaku Sudah Dua Tahun Lebih Edarkan Sabu

Polres Mimika saat rilis Barang Bukti/ Foto : Tim

 

Timika, TabukaNews.Com - Dari hasil penyelidikan terhadap pengungkapan dan penangkapan dua tersangka yang juga pasutri, ternyata sudah dua tahun lebih mengedarkan sabu-sabu di wilayah Timika.

Hal ini terungkap pada saat press release yang dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika AKBP I Gde Era Dinata dengan didampingi Wakapolres Kompol I Nyoman Punia S.sos dan Kasat Narkoba Polres Mimika Iptu sugarda Aditya wibawa.

Dalam press release juga dihadirkan dua tersangka pasutri berinisial SRA dan PS beserta bukti lainnya.

Adapun barang bukti yang dihadirkan,antara lain 25 gram sabu yang terdiri dari 24 paket plastik klip berisi sabu dengan rincian 15, paket sedang dan 9 paket kecil. 1 unit handphone merk Bintang warna hitam dengan nomor Sim Card 082196521984.

1 unit handphone merk Samsung warna Gold dengan nomor Sim Card 081248688900.1 unit handphone merk Nokia warna putih dengan nomor Sim Card 082196615464.1 buah timbangan merk Camry. 2 buah sendok takar Shabu. 1 bendel plastik klip. 1 buah dompet warna hitam. 1 buah dompet kulit buaya warna Coklat. Dan 4 butir Amunisi Kal 5,56 mm dengan rincian 3 amunisi tajam dan 1 amunisi hampa.

"Penangkapan dua tersangka ini, dimana kita melakukan penyelidikan sudah lama kurang lebih seminggu yang lalu dari hasil informasi yang kita peroleh bahwa ada rencana masuknya sabu-sabu melalui kapal laut," kata Kapolres Era.

Kata Era, dalam kurun waktu dua bulan lebih di tahun 2020 pihaknya sudah melakukan tiga kali penangkapan terhadap pengedar narkoba.

"Jadi sudah ada 13 tersangka yang kita amankan, dan untuk total keseluruhan  barang bukti sabu itu beratnya lebih 40 gram. Dan yang ini termasuk paling banyak," katanya.

Lanjut Kapolres bahwa dari pengakuan kedua tersangka, sabu-sabu dijual dengan harga Rp2 juta perpaket dan Rp150 ribu perpaket.

"Untuk pengedar dan pemakai lainnya yang ada di Timika sedang kita dalami. Dan satu tersangka berinisial A kita tetapkan sebagai DPO," ungkap Era.

Perbuatan kedua tersangka dikenakan pasal

114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU. RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman penjara 20 tahun.(Tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika