Main Area

Main

Dua Pelaku Pencurian Konsentrat Diamankan Satgas Amole

Karyawan yang dievakuasi oleh Satgas Amole / Foto : Dok Tabukanews.com


TIMIKA, TABUKANews.com  – Penindakan dan penangkapan terhadap 2 orang pelaku kriminal pencurian konsentrat di area DWP (Dewatering Plant) Portsaite oleh personil gabungan satgas Amole dan satgas pengamanan wilayah PT. Freeport Indonesia Selasa (17/4) sekitar pukul 17.00 wit. Para tersangka di bawa ke Polres Mimika guna pemeriksaan.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto mengatakan, penangkapan kepada para tersangka ketika, personil satgaspam PT. FI menerima informasi dari operation (Tim CCTV PTFI) melalui radio HT bahwa termonitor adanya sekelompok masyarakat orang asli Papua (OAP) dari suku Kamoro (pelaku) berjumlah sekitar 20 orang memasuki wilayah DWP (Dewatering Plant) secara paksa dengan cara menggunting kawat pagar dan sebagian lainnya melompat pagar.

Personil satgas Brimob dari Polda DIY melaksanakan penyekatan dengan cara mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) pagar DWP yang berada di sisi sebelah utara dengan mengeluarkan tembakan peringatan ke udara.

Sementara personil satgas lanal Timika masuk ke area DWP melalui Check Poin 1 pintu sebelah selatan. Pada saat di lakukan upaya pengejaran terhadap para pelaku yang sedang melakukan aksi pencurian konsentrat para pelaku di ketahui melarikan diri melalui lubang pagar dan sebagian melompat ke dalam air setelah melihat aparat keamanan yang datang sambil melepaskan tembakan peringatan ke udara.

“Personil gabungan satgaspam PT. FI berhasil menangkap 1  orang terduga untuk selanjutnya di amankan oleh aparat Kepolisian untuk proses lebih lanjut,” kata Kapolres Mimika kepada wartawan di Kwamki Narama Rabu (18/4).

Ia mengatakan, sekelompok massa dari Suku Kamoro bersenjatakan parang dan kampak, berusaha menyerang area portsaite melewati tempat pengambilan BBM jenis bensin dekat kantor environmental.

Melihat aksi tersebut,  personil Brimob DIY yang sedang bersiaga berusaha menghalau massa dengan melepaskan tembakan peringatan ke udara serta tembakan gas air mata untuk membubarkan massa. Akibatnya, terjadi aksi kerjar-kejaran antara massa dan personil gabungan satgaspam PT. FI.

Akibat peristiwa ini, kata Kapolres, sebagian besar karyawan PT. FI dievakuasi ke tempat aman untuk menghindari amukan massa disekitar halaman gereja "Kasih" portsite, hal tersebut di lakukan untuk menghindarkan karyawan dari tembakan peluru nyasar.

Tidak berapa lama berselang, massa berhasil dipukul mundur dan telah dilakukan penyisiran oleh personil satgas amole diarea portsaite terkait serangan oleh massa dari masyarakat suku Kamoro.

“Kapal penyeberangan karyawan PT. FI dari dan ke portsaite untuk sementara tidak beroperasi guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan. Satu orang tersangka dalam aksi ini diamankan dan di bawa ke Polres Mimika,” ujarnya Kapolres. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika