Main Area

Main

Dua Kali Bunyi Tembakan Terdengar di Areal Freeport

Aparat gabungan sedang  melskukan pengamanan di area PT Freeport Indonesia/Foto: Tim

Timika,TabukaNews.com – Sebanyak dua kali bunyi tembakan terjadi di mile 60, areal PT Freeport Indonesia,  kendaraan patroli Zona Delta yang dikendarai oleh Mr. Matt dan HS Ramdhani ditembak dari arah kanan tidak ada korban material maupun jiwa dalam kejadian terus sebut. 

Dari data yang diihimpun,  kejadian itu bermula ketika mobil Patroli Zona Delta yang dikendarai Mr Matt dan HS Rahmadani  (01-4762) dan Escort Latief (01-3261R) sedang melakukan perjalanan dari dari mile 64 menuju mile 58 dengan tujuan menunggu dan menjemput bus dari gorong-gorong, 

Saat melintasi di mile 60 tiba-tiba dipertengahan RPU 47 dan RPU 46 sebelah kanan terdengar bunyi tembakan sebanyak 2 kali yang mengarah ke mobil Patroli. sebanyak dua kali oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) di mil 60 point 3 antara RPU 46 dan RPU 47, sekira pukul 15.50 Wit Sabtu (30/11). 

Saat terdengar bunyi tembakan, patroli segera bergerak meninggalkan tempat kejadian dan menuju ke Pos 60.

Pascah kejadian tersebut akses menuju lokasi tambang ditutup sementara dan patroli Zone Delta, masih standby di lokasi kejadian. 

Sebelumnya,  pihak Security Risk Management (SRM) PT Freeport Indonesia telah mengeluarkan himbauan terkait situasi keamanan menjelang tanggal 1 Desember. 

Berdasarkan Interoffice Memorandum  yang dikeluarkan oleh pihak SRM tanggal 30 November  menghimbau kepada seluruh karyawan atau komunitas dataran rendah atau lowland Community agar berhati-hati dan mengantisipasi adanya kelompok-kelompok separatis secara tradisional berdemontrasi dalam peringatan 1 Desember,

“ meskipun kami tidak mengetahui secara spesifik ataudemontrasi yang direncanakan. Namun pihak SRM menyarankan agar karyawan PT Freeport dan anggota keluarga untuk menghindari perjalanan yang tidak penting ke Timika pada 1 Desember.” Jelas dalam lembar interoffice memorandum. 

Bagi mereka yang harus melakukan perjalanan ke Titik hendaknya tetap berhati-hati dam disarankan untuk menghindari kerumunan massa yang besar dan tetap waspada terhadap lingkungan sekitarnya. Karena setiap saat situasi dapat berubah dalam waktu singkat sehingga SRM akan terus memantau perkembangan dan situasi.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gede Era Adhinata menegaskan akan menindak tegas pihak-pihak yang sengaja mengganggu NKRI.

"Akan kami tindak tegas," tegas Era.

Sementara itu Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel CPL Eko Daryanto saat dihubungi enggan berkomentar terkait teror penembakan tersebut. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika