A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php73/ci_session5f98e6e02cbd646bdc80599fc21862d3fe14927a): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 176

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php73)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

Tabukanews.com | DPRD Soroti Mandegnya Pembayaran Honor Pemuka Agama

DPRD Soroti Mandegnya Pembayaran Honor Pemuka Agama

DPRD Soroti Mandegnya Pembayaran Honor Pemuka Agama

Timika,TabukaNews.com

Ketua Fraksi Mimika  Bangkit dan Anggota Komisi C DPRD Mimika Leonardus Kocu menyoroti pembayaran honor 863 Hamba Tuhan  yang terhenti sejak tahun 2019.

Kepada Tabukanews.com Jumat (22/10/2021) ia menuturkan sebelum tahun 2019 di mana ditangani oleh Dinas Sosial pembayaran honor itu lancar. “Mengapa dua tahun terakhir setelah dialihkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa tidak ada pembayaran? Apa masalahnya, salah di mana, bagaimana membenahi ?” kritiknya.

Hal ini sebagaimana ia menerima keluhan beberapa kali berturut-turut dari Pengurus  Klasis  Oikumene Kabupaten Mimika, yang juga telah menyampaikan keluhan ke DPRD, SEKDA Mimika dan ke Kantor Agama Kabupaten Mimika namun tidak mendapat respon realisasi pembayaran honor.

“Saya menggunakan hak bertanya sebaga anggota DPRD Mimika, minta penjelasan kepada Pemerintah dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa perlu menjelaskan alasan mengapa mengulur-ulur pembayaran  honor hamba-hamba Tuhan sudah lebih dari 2 tahun,” tegasnya.

Pihaknya beranggapan bahwa pasti ada ketersediaan dana untuk membayar honor hamba-hamba Tuhan, sebelumnya Dinas Sosial bisa bayar lancer-lancar saja, mengapa sekarang mengalami kesulitan.

“Hamba-hamba Tuhan  ini tidak minta banyak honor hanya Rp 600.000/orang susah sekali dibayar, factor penghambat sebenarnya ada di mana ? Apakah ketersediaan dana kurang ? Apakah system pertanggungjawaban yang sulit ? Apakah tidak ada niat baik pemerintah mau membayar honor hama-hamba Tuhan ? Kalau ada masalah atau hambatan mohon dikordinasikan dengan pengurus Klasis Oikumene, bukan Pemerintah diam-diam saja tanpa ada penjelasan atau konfirmasi,” tanyanya.

Menurutnya, para hamba Tuhan ini setiap hari berdoa bagi Pemerintah, Masyarakat dan Stakeholder lainnya di Mimika , membina mental dan spiritual masyarakat Mimika, lewat ibadah, pembinaan , dan kegiatan rohani lainnya.

“Kami sebagai anggota Dewan, minta pemerintah segera membayar honor hamba-hamba Tuhan, sebelum akhir tahun 2021. Dalam kondisi  ekonomi yang susah sulit begini, hamba-hamba Tuhan perlu makan  dan minum kuat supaya bekerja dengan baik melayani kegiatan rohani jemaatnya masing-masing,” tandasnya. (Manu)

Idul Fitri 1 Syawal 1443 H

dprd kabupaten mimika
keluarga johannes rettob
bpkad kabupaten mimika
kesbangpol kabupaten mimika
perhubungan kabupaten mimika
dprd kabupaten mimika
tanaman pangan kabupaten mimika
pendapatan daerah kabupaten mimika
tp-pkk kabupaten mimika
kampung nawaripi

Tentang Kami

Memberikan informasi yang benar karena kami Berpihak Pada Kebenaran yang Jernihnya Nyata