A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php73/ci_sessiona3af689d7520de323705dcef90b45b465712b7ec): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 176

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php73)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

Tabukanews.com | DPRD Mimika Turun Langsung Jumpai Warga Keakwa MimTeng

DPRD Mimika Turun Langsung Jumpai Warga Keakwa MimTeng

DPRD Mimika Turun Langsung Jumpai Warga Keakwa MimTeng

Warga masyarakat di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, mendamba bantuan pemerintah berupa karamba kepiting yaitu sejenis kurungan kepiting yang ditempatkan terapung di sungai sebagai tempat menampung dan beternak kepiting. Selain itu warga juga meminta program bantuan perumahan layak huni bagi warga.

Demikian terungkap dalam agenda Kunjungan Kerja dan Dengar Pendapat antara Wakil Ketua 2 DPRD Mimika, Johannes Felix Helyanan bersama beberapa Anggota Dewan lainnya yaitu : Thobias Maturbongs, Nurman Karupukaro, Reddy Wijaya dan Merry Pongutan di Kampung Keakwa Lama, pada Kamis (21/10/2021).

Selain itu masyarakat juga berharap pembagian Bantuan Sosial (Bansos) yang diberikan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) bisa merata di kampung mereka.

Para Legislator DPRD Mmika itu bertemu dengan masyarakat dari dua kampung yang merupakan perwakilan dari 5 RT di Kampung Keakwa Lama. Pertemuan digelar dengan santai di pinggir pantai Keakwa.

Mewakili masyarakat, Michael Amareyau  mengatakan Kampung Keakwa identik dengan kekayaan alam laut dan hutan bakau. Ia meminta pemerintah bisa membantu masyarakat untuk pengembangan hasil tangkapan laut, dan bukannya bantuan hewan peternakan karena tidak sesuai dengan kearifan lokal masyarakat setempat.

Menanggapi usulan dari masyarakat, Wakil Ketua 2 DPRD Mimika yang akrab disapa Jhon Thie mengatakan, jumlah warga di Keakwa yang terbagi dari dua dusun, cukup besar, yakni Kampung Keakwa Lama dan Keakwa Baru. Harapannya kampung itu bisa dimekarkan, namun harus ada kajian terlebih dahulu dari pemerintah terkait pemekaran kampun ini.

Selain itu, permintaan warga tentang bantuan perumahan warga pihaknya akan memikirkan hal ini agar bisa dimasukkan dalam Pokir (Pokok Pikiran) Dewan, agar bisa diperhatiakan pemerintah untuk dapat memprioritaskan anggaran dalam APBD untuk membantu membangun rumah masyarakat di wilayah pesisir pantai.

Menurut Politisi senior asal PDI Perjuangan itu, potensi di wilayah pesisir juga perlu dikembangkan sehingga menjadi sektor unggulan Kabupaten Mimika, khusunya pengembangan sektor kelautan dengan pembudidayaan hasil tangkapan.

Jhon Thie berharap bukan saja di Keakwa yang menjadi perhatian pemerintah, tapi di wilayah pesisir lainya. Ia mendorong OPD teknis terkait di lingkup Pemkab mimika bisa turun langsung di lapangan minimal setahun sekali ke wilayah-wilayah pesisir untuk memberikan perhatian kepada masyarakat.

Senada dengan itu, Ketua Fraksi Gerindra yang juga Anggota Komisi B DPRD Nurman Karupukaro mengatakan, aspirasi yang diusulkan masyarakat harus menjadi perhatian pemerintah lewat OPD teknis terkait. Hal ini akan disampaikannya ke Dinas Perikanan, Dinas PUPR dan Dinas Koperasi Kabupaten Mimika, agar kebutuhan warga bisa diakomodir program OPD dan juga diharapkan OPD bisa turun langsung ke kampung pesisir Mimika untuk melihat langsung kebutuhan masyarakat.

Sementara itu untuk masalah pembagian Bansos yang tidak merata, kata Nurman, pihaknya akan memanggil dinas teknis terkait untuk mengungkapkan persoalan yang dikeluhkan masyarakat ini. (Manu)

Idul Fitri 1 Syawal 1443 H

dprd kabupaten mimika
keluarga johannes rettob
bpkad kabupaten mimika
kesbangpol kabupaten mimika
perhubungan kabupaten mimika
dprd kabupaten mimika
tanaman pangan kabupaten mimika
pendapatan daerah kabupaten mimika
tp-pkk kabupaten mimika
kampung nawaripi

Tentang Kami

Memberikan informasi yang benar karena kami Berpihak Pada Kebenaran yang Jernihnya Nyata