Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika
PON XX Papua

Main

DPRD Mimika Harap Solusi Win-win Gubernur, Sebelum 7 Agustus

Timika,TabukaNews.com - DPRD Kabupaten Mimika berharap Pemerintah Provinsi Papua dapat segera mengeluarkan keputusannya terkait adanya putusan Inkracht Mahkama Agung (MA) yang memenangkan gugatan sejumlah anggota DPRD Periode 2014-2019. Di mana pada tanggal 7 Agustus depan sesuai amanat putusan MA, Pemprov Papua diminta untuk merehabilitasi, status kedudukan, harkat dan martabat para penggugat sebagai Anggota DPRD Mimika.

Dorongan ini diungkapkan Wakil Ketua II DPRD Mimika Yohanis Felix Helyanan, usai memimpin rapat interna DPRD Mimika, Senin (02/08/2021). Di mana salah satu agenda yang dibahas adalah dampak putusan itu terhadap Lembaga Legislatif itu di Mimika. Pimpinan DPRD Mimika berharap sebelum tanggal 7 Agustus 2021, sudah ada keputusan dari Gubernur Provinsi Papua, yang diharapkan dapat mengakomodir semua kepentingan.

“Kami berharap agar Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe dapat mengeluarkan keputusan terkait adanya putusan Inkracht terkait gugatan dari teman teman anggota DPRD periode 2014-2019. Gubernur harus keluarkan satu keputusan kepada pemerintah sebelum tanggal 7 Agustus, sehingga teman-teman sebelumnya yang berjuang juga ada kepastian hukum dan kepastian status. Apakah keputusan gubernur itu mengaktifkan kembali atau ada solusi atau win win solusi sehingga masalah ini bisa selesai, harus segera ada,”pinta Legislator senior asal PDI Perjuangan yang akrab disapa Jhon Thie itu.

Lagi katanya, Dewan yang ada saat ini bersifat menunggu apapun keputusan dari Gubernur Provinsi Papua. Pihaknya siap untuk mengikuti sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Ia sangat menyayangkan kalau ke depan persoalan ini mengambang lantaran akan berpengaruh pada agenda penting Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika, yaitu pembahasan dan penetapan APBD Perubahan dan APBD Induk tahun depan.

 “Dalam satu, dua hari ke depan ini, ada utusan dari DPRD Mimika untuk menemui Gubernur untuk mendesak agar ada keputusan terkait status DPRD Mimika. Kami tentunya tidak mengharapkan adanya kekosongan DPRD Mimika sebab bisa menghambat beberapa agenda dewan yang sudah diputuskan. Sebab tanpa DPRD maka sangat disayangkan, karena tidak maksimal dalam pembahasan dan penetapan APBD dan tentunya dari sisi keuangan akan mengalami penurunan pendapatan daerah,” ungkapnya.

Jhon Thie berharap anggota DPRD Mimika sekarang ini tetap bekerja seperti biasa sambil menunggu adanya keputuan Gubernur Provinsi Papua terhadap polemik ini. Pihaknya menghargai usaha para koleganya itu, sambil meminta semua berjalan kondusif dan terkendali sebagai cerminan para tokoh masyarakat.

“Kami tetap bekerja, status DPRD Mimika tetap berjalan. Kami berharap adanya kebijakan yang bijaksana dari gubernur sehingga lembaga ini punya kekuatan hukum, kami tetap melaksanakan tugas hingga adanya keputusan yang dikeluarkan Gubernur. Kami prinsipnya menghargai apa yang telah dilakukan oleh teman-teman periode sebelumnya yang telah berjuang. Saya yakin mereka juga teman-teman yang berjuang selama ini cukup sabar dan tidak membuat tindakan tindakan yang melanggar hukum. Semoga saja sebelum tanggal 7 Agustus ada keputusan dari gubernur,” tandasnya. (Manu)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika