Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika

Main

DPRD Dorong Dana Insentif Hamba - Hamba Tuhan Naik

Timika,TabukaNews.com – Insentif para pemuka Agama di Kabupaten Mimika diwacanakan akan naik di APBD tahun anggaran 2022. Kendati tidak dirinci berapa kenaikannya, namun dipastikan lebih besar dari nominal yang sekarang yaitu satu juta rupiah per bulan per satu orang pemuka agama.

Demikian Wakil Ketua Satu DPRD Mimika Aleks Tsenawatme menyimpulkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Mimika pada Rabu, (28/07/2021), menindaklanjuti penyampaikan aspirasi tokoh agama kepada DPRD Mimika sebelumnya, terkait mandegnya pembayaran insentif itu.

“Kesimpulan dari RDP sore ini, insentif bagi para hamba Tuhan ini di tahun anggaran 2022 depan bisa dinaikkan,” ujarnya.

RDP menghadirkan pimpinan dan anggota Komisi A dan Komisi C DPRD Mimika serta pimpinan OPD di Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Mimika dan Dinas Sosial Kabupaten Mimika, di mana juga Asisten 1 Setda Mimika Julianus Sasarari hadir memimpin jajaran pemerintah eksekutif.

Selanjutnya Pimpinan DPRD Aleks Tsenawatme juga meminta dalam pembayaran insentif ini ke depannya bisa lebih merata, bukan hanya bagi para pemuka agama di Kota Timika saja tapi juga bagi yang melayani di pedalaman pegunungan dan pesisir Mimika.

“Dana ini dinaikkan supaya juga bisa merata juga diterima para hamba Tuhan di pegunungan sampai di pesisir Mimika. Data-data dari OPD teknis juga harus lengkap supaya semua bisa terima,” sebutnya.

Kemudian hasil RDP juga meminta pos anggaran itu di tahun 2022 depan dianggarkan kembali di Dinas Sosial, namun untuk sisa tahun ini dipersilahkan untuk Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung menyelesaikan pembayaran honorarium itu.

“Karena sudah jalan, silahkan tahun 2021 ini diselesaikan di badan pemberdayaan masyarakat kampung untuk pembayarannya. Di draf tahun selanjutnya baru dipindahkan,” tambahnya.

Namun untuk APBD Induk 2022 depan, tegas Aleks, harus diajukan dari Dinas Sosial. Bila dari OPD lainnya maka DPRD akan menolak. Selain itu dana insentif itu diminta untuk dinaikkan jumlah nominalnya di tahun depan. Serta juga pemerintah diminta agar sumber dana itu diambil dari Dana Otsus bukan dari Dana Bagi Hasil seperti di tahun ini. DPRD juga meminta pemerintah eksekutif mengurusi nomenklaturnya. 

“kesimpulan dari rapat kita ini bahwa dana insentif ini dikembalikan ke Dinas Sosial untuk alokasi anggaran ini di APBD 2022 depan. Kalau masih dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, jelas kami DPRD akan tolak,” tandasnya.

Aleks Tsenawatme Pimpinan DPRD Mimika dalam RDP itu turut didampingi Ketua Komisi A DPRD Mimika Daud Bunga dan Ketua Komisi C Elminus Mom. Legislator lainnya turut hadir Yustina Timang, Millier Kogoya, Julian Solossa, Leonardus Kocu dan Semuel Bunay. Sementara dari pihak eksekutif Asisten 1 Setda Mimika Julianus Sasarari, Kepala Dinas Sosial Petrus Yumte, Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung serta jajaran staf dan juga perwakilan para pemuka agama. (Manu).

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika