Main Area

pesparawi xiii
ulang tahun ke 36

Main

Ditengah Wabah Corona, Satu Krak Telur Mencapai Rp 150 Ribu

 

Timika,TabukaNews.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika, akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan tindakan tegas kepada oknum pedagang telur yang seenakanya menaikan harga telur dengan harga yang tidak wajar, ditengah wabah virus Corona yang mengancam masyarakat saat ini. 

Ketua DPRD Mimika Robby Kamaniel Omaleng, didampingi Daud Bunga kepada wartawan di Hotel grand Mozza, Rabu (25/3/20),  bersama beberapa anggota dewan lainnya turun langsung ke pasar dan mengecek beberapa bahan pokok ternyata benar ditemukan harga telur local hingga Rp 150 ribu per krak. 

Menurutnya, harga pasar sengaja dimainkan oleh beberapa oknum pedagang saat moment tertentu, terbukti ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan salah satunya harga telur dari harga normal Rp 50 Ribu kini naik  niak hingga Rp 150 ribu. 

”Penjual mengaku distributor yang menaikan duluan harga telur, dengan mencari keuntungan seperti ini kami (dewan) akan berkoordiansi dengan instasni teknis,” ujar Robby. 

Dengan kenaikan haraga telur mencapai dua kali lipat ini dewan menilai sudah tidak wajar, sehingga akan memanggil distributor bersama dengan instansi terkait untuk duduk bersama, jangan meresahkan masyarakat yang saat ini menghadapai wabah virus corona saat ini. 

Tidak hanya harga telur, beberapa bahan makana lainya seperti harga tomat, cabe , bawang juga jahe yang mencapai Rp 200 ribu per kilo gram.  

“kami khawarit dengan adanya wabah ini mereka (pedagang ) memanfaatkan situasi ini, mencari keuntungan melebihi batas sehingga kita akan tindaka lanjuti bila perlu ijinya kita cabut,” terangnya. 

Sementara itu, Daud Bunga berharapa kepada pedagang untuk mendukung himbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan itu juga didukung oleh seluruh lapisan masyarakat, ini malah ada kenaikan bahan pokok yang dinilai tidak wajar. 

Maka di himbau kepada masyarakat untuk tidak mencari keuntungan ditengah situasi saat ini yang mana kenaikan yang sangat luar biasa pada di bahan makanan telur, jahe, bawang , tomat.

“Harus ada proteksi secepatnya dari dinas terkait,” ujarnya. 

Selanjutnya anggota dewan akan mengunjungi took dan supermarket bersama dengan dinas terkait, Jangan sampai bahan pokok melonjak sehingga bagaimana menyelamatkan nyawa manusia namun dengan situasi ini menfaatkan oleh oknum pedagang untuk mencari keuntungan sehingga akan di tindak tegas. 

“Ini telur local bukan dari luar sehingga tidak perlu menaikan harga segitu yang mencekik masyarakat.” Jelasnya.

Masyarakat tidak perlu panic yang berlebihan karena pemerintah sudah menjamin pokok untuk 3 hingga 4 bulan kedepan amsih aman.

 “ketersediaan bahan pokok untuk empat bulan kedepan di kabupaten Mimika amsih aman sehingga masyarakat jangan khawarit,” jeasnya. 

Masyarakat termasuk pedagang harus berperan penting bergandengan tangan seluruh pemangku kepentingan bersama sama mengahadapi situasi saat ini. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika