Main Area

Main

Distrik Miru Gelar Musrenbang Tingkat Distrik 2018

Pemerintah Distrik Mimika Baru (Miru) menggelar kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Distrik 2018 di Hotel Grand Mozza, Kamis (8/3). Foto : Dok Tabukanews.com

TIMIKA, TABUKANews.com - Pemerintah Distrik Mimika Baru (Miru) menggelar kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Distrik 2018 di Hotel Grand Mozza, Kamis (8/3). Musrenbang tahun ini merupakan lanjutan mMusrenbang tingkat kelurahan dan kampung  yang sudah dilakukan dengan mengakomodir program yang di usulkan dari masing-masing kelurahan dan kampung.

Kepala Distrik Mimika Baru (Kadistrik Miru)  Drs  Ananias Faot, MSi mengatakan, Musrenmbang tingkat distrik yang dilaksanakan fokus pada beberapa bidang. Bidang-bidang program yang diusulkan adalah bidang  Fispra, bidang Ekonomi dan bidang Sosbud dengan total anggaran sebesar Rp200 miliar lebih. Namun  3 bidang tersebut satu-satunya yakni Fispra yang membutuhkan anggaran lebih besar ketimbang bidang lain yang akan diakomodir oleh OPD terkait.

"Estimasi anggarannya sebesar Rp200 miliar, dan  kami sudah serahkan rencana kerja kami kepada Bappeda kerena mereka yang selama ini menampung dan mengakomodir semua program dari tingkat bawah. Kedepan apabila program yang diusulkan dari distrik maupun kampung atau kelurahan tolong diinformasikan kepada pimpinan atau OPD terkait dalam hal ini kita di distrik,” jelas Ananias.

Disampaikan Kadistrik, program yang diusulkan itu terdiri dari bidang infrastruktur dan kewilayahan terdapat 10 program dari 17 kegiatan yang memerlukan anggaran sebesar Rp 175 miliar. Sedangkan bidang penelitian dan pengembangan ekonomi terdapat 8 program dari 11 kegiatan yang memerlukan anggaran sebesar Rp 7 miliar lebih.

Sementara itu bidang pemerintahan dan pembangunan manusia terdapat 10 program dari 30 kegiatan yang membutuhkan anggaran sebesar Rp 46 miliar lebih. Sehingga ditotalkan estimasi anggaran untuk pelaksanaan program tahun 2019 sebesar Rp 228 miliar lebih.

"Anggaran yang besar itu hanya pada Fispra, dan pembangunan manusia yang mencapai Rp 220 miliar,"ujarnya.

Ditambahkan Kadistrik nanti hasil musrenmbang tingkat distrik akan dibahas pada musrenmbang tingkat Kabupaten. Hanya saja pelaksanaan akan dilihat program yang menjadi skala prioritas dari program-program yang diusulkan.

Hanya saja program-program fisik yang diajukan nantinya akan ditindaklanjuti oleh OPD terkait sesuai bidangnya. Sedangkan Distrik akan melaksanakan kegiatan terkait pemberdayaan masyarakat serta peningkatan SDM.

"Ketika dibahas di musrenmbang tingkat kabupaten, kita akan melihat mana yang jadi skala prioritas. Kalaupun dilaksanakan pasti akan dilaksanakan di OPD terkait, kecuali program pembinaan SDM paling di Distrik,"terang  Ananias.

Sementara Sekretaris Bappeda Kabupaten Mimika Santy Sondang, SE MSi mengatakan, usulan program dari masing-masing kelurahan dan kampung akan disesuaikan dengan RPJMD dan RPJP Pemkab Mimika.

"Jadi  pada  2019 program apa yang akan dilaksanakan sesuai RPJMD," kata Santy.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekertaris Bappeda Kabupaten Santy Sondang SE MSi,  Danramil 1710-02 Mimika Kapten Inf Heru, para lurah dan kepala kampung, pejabat Distrik Miru, dan parat kelurahan dan kampung,  (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika