Main Area

pesparawi xiii
ulang tahun ke 36

Main

Diskop dan UMKM Mimika Beri Sertifikat Bagi 6 Pelaku UKM

Plt Kepala Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Mimika Ida Wahyuni/ Foto: Istimewa

 

Timika, Tabukanews.com - Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Mimika Ida Wahyuni mengatakan, pihaknya memberikan sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) kepada sebanyak 6 pelaku Usaha Kecil Menengah.

"Tadi jam 10 kami ada penyerahan sertifikat pangan industri rumah tangga (PIRT) untuk 6 pelaku UKM," kata Ida saat ditemui di kantor Dinas Koperasi UMKM di jalan Restu, Selasa (22/10).

Ia menjelaskan, pemberian sertifikat tersebut sengaja dilakukan karena merupakan program kerja dari Diskop UMKM di tahun ini, juga setelah pihaknya melakukan monitoring ke beberapa toko, yang mana dari hasil monitoring tersebut ditemukan bahan lokal untuk membuat keripik seperti pisang, keladi, ubi jalar dan singkong yang banyak di hasilkan dari Mimika.

"UKM bisa dikembangkan, karena bahan lokalnya semua ada di Timika," jelasnya.

Untuk mengembangkan usaha tersebut akan ada penerbitan izin usaha oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP) Kabupaten Mimika, melalui rekomendasi yang dikeluarkan oleh Dinkes setelah mengecek langsung dapur yang digunakan untuk mengelola keripik tersebut

"Sebelum berjalan harus ada ijin dari Pemda," ungkapnya

Ia menambahkan, setelah berjalan, pihaknya akan mendorong para pelaku usaha untuk memasarkan produk tersebut ke toko-toko. Produk yang dijual tidak kalau bedanya dengan produk yang didatangkan dari kuar Timika.

"Kualitasnya saya pikir kualitasnya sama saja ," tambahnya.

Sementara itu, ditanya terkait pelaku UKM yang asli Papua. Kata Ida, produk yang dibuat merupakan rantai sudah berjalan dengan baik dan tidak bisa dipisahkan, yang mana pelaku usaha membutuhkan bahan dasar yang hampir semua di hasilkan dari masyarakat pribumi, secara tidak langsung mereka juga sudah diberdayakan melalui pembinaan dari instansi terkait.

"Kita punya masyarakat kerjanya sudah baik, dia membeli dari mama-mama di pasar dan kemudian dibuat jadi keripik," ungkapnya.

Tidak hanya keripik yang akan dikembangkan, tapi juga sarang semut yang memiliki potensi besar untuk mendorong masyarakat OAP untuk berkembang sa halnya masyarakat lainnya. Sebab target Diskop UMKM tahun ini sebanyak 20 pelaku UKM yang harus mendapat pembinaan.

"Kita terus dorong terutama uang sarang semut, sarang semut di pasar itu kita datangi untuk mendorong mereka," katanya.

Ia menambahkan, target Diskop UMKM bagaimana menguasai pasaran di Mimika dengan produk-produk dari Mimika, juga untuk disiapkan dalam penyelenggaraan dua event besar yang akan dilaksanakan di Mimika yakni Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020

"Iya, ini juga salah satunya dua event di Mimima, tapi dilain sisi kita mau produknya kita ini merajai pemasaran di Mimika," tambahnya. (Tim)

 

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika