Main Area

pesparawi xiii
ulang tahun ke 36

Main

Disinyalir Ada Dua Toko Spesialis Menjual Barang Kadaluarsa

Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettop ketika memberikan arahan pada kegiatan pemusnahan barang kadaluarsa./ Foto : Tim/TabukaNews.Com

Timika,TabukaNews.com - Terkait dengan belum tertibnya para pedagang dalam menjual barang dagangannya, kini disinyalir ada dua Toko yang spesialis menjual barang berkadaluarsa.

"Itu setiap hari minggu dua Toko itu spesial jual barang kadaluarsa.Dua Toko itu letaknya di Pasar Lama,saya pikir Disperindag sudah tahu dan harus dicek lagi," ungkap Wakil Bupati Mimika Johanes Rettob ketika memberikan arahan pada kegiatan pemusnahan barang kadaluarsa dihalaman Kantor Disperindag, Rabu (11/12).

Menurutnya, dengan menjual barang kadaluarsa kepada masyarakat, itu salah satu cara dimana pedagang mengambil suatu kesempatan dengan merugikan orang lain atau konsumen.

"Polisi saja sudah capeh tegur, Disperindag lah yang harus tindaklanjuti karena Disperindag lah yang mengeluarkan ijin,"ungkap Wabup.

Dalam kesempatan tersebut,kata Wabup bahwa barang kadaluarsa bukan hanya di makanan dan minuman saja tapi termasuk obat-obatan.

"Saat itu saya turun ke Ipaya,dan saya ketemu obat kadaluarsa satu karton besar. Saya tidak tahu apakah Dinas Kesehatan yang salah atau pedagang yang salah," ungkap Wabup.

Wabup berharap hal-hal seperti itu tidak boleh terjadi lagi.Pasalnya kesehatan masyarakat lebih penting.

Menanggapi hal tersebut,Kepala Disperindag,Bernadinus Songbes,mengatakan bahwa kedua Toko tersebut kemungkinan sudah dilakukan sidak dan saat itu juga banyak barang yang diambil karena kadaluarsa.

"Kami besok akan tindaklanjut lagi.Kami punya bidang pengawasan ada, jadi saya tinggal kasih keluarkan surat tugas untuk mereka bekerja," katanya.

Kalau dalam melakukan tindaklanjut terhadap kedua Toko tersebut dan apabila ditemukan banyak barang kadaluarsa, pihaknya akan meminta pertimbangan kepada petugas PPNS.

"Itu tergatung kepada tiga orang PPNS ketika kami meminta pertimbangan. Selama  ini kami lakukan biasanya kami berikan peringatan secara lisan kepada pedagang yang menjual barang kadaluarsa. Dan setelah itu kita akan cek lagi apakah masih ada atau tidak," katanya.(Tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika