Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika
PON XX Papua

Main

Dinas PTPHP Ungkap Program Unggulan dalam RDP Komisi B DPRD Mimika

Timika, TabukaNews.com - DPRD Kabupaten Mimika menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) kali ini dengan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika, yang dilaksanakan pada Selasa (9/11/2021) di Ruang Rapat Serbaguna Kantor DPRD Jalan Cenderawasih.

Dalam pertemuan itu Kepala Dinas Alince Wanma di hadapan Ketua Komisi B DPRD Mimika Rizal Patadan dan para anggota Dewan mengatakan, dinas yang dipimpinnya berencana akan menggarap program unggulan primadona tanaman pangan di antaranya : pinang, sagu, sorgum, padi dan umbi-umbian.

Dijelaskan Wanma, komoditi pinang ternyata sudah memiliki pasar ekspor ke luar negeri. Di mana beberapa daerah di Indonesia mengirim sekira 2 kontainer untuk memenuhi kebutuhan pasar global. Hal ini dilihat sebagai potensi bagi warga Papua di Mimika yang membudidayakan tanaman pinang sebagai kebutuhan sehari-hari. Oleh karenanya ke depan pinang dari Mimika bukan hanya untuk kebutuhan sendiri, tapi akan dikirim ke luar daerah.

Sementara itu untuk tanaman sagu, dilirik karena Mimika mempunyai lahan sagu yang cukup luas. Ke depan lahan-lahan yang belum ditumbuhi sagu akan ditanan bibit sagu unggulan. Budidaya sagu akan terus didorong pengembangannya oleh pemerintah, sehingga diharapkan kedepan Mimika bisa menjadi Sentra produksi sagu di Indonesia Timur.

“Sagu bisa diolah menjadi  tepung. Juga bisa diolah menjadi berbagai aneka kue dan panganan yang lezat. Sagu yang merupakan makanan khas masyarakat Papua saat ini sudah tembus pasar nasional dan ke depan bisa masuk pasar internasional,” jelasnya.

Satu lagi sektor tanaman pangan yang perlu dibudidayakan, kata Kadis Alince Wanma, adalah sorgum. Komoditi sorgum ini sendiri baru mulai dikembangkan di Timika. Sorgum merupakan tumbuhan pengganti beras yang kandungan vitaminnya tinggi.

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi B DPRD Mimika Herman Gafur memberi apresiasi atas optimisme pemerintah untuk mengembangkan bidang pertanian tanaman pangan dan hortikultura itu.

Sebagai bentuk dukungan DPRD terhadap hal itu pihaknya ingin mengetahui apa saja kebutuhan program unggulan itu sehingga bisa didorong saat masuk ke pembahasan APBD Tahun 2022. Rencana tersebut akan lebih fokus dikembangkan dengan adanya dukungan anggaran.

“ Jika sudah punya komitmen, maka akan bisa lebih fokus untuk dikembangkan dengan dukungan anggaran yang ada,” ungkapnya.

Lagi kata Herman, pemerintah diminta untuk mulai memikirkan pengembangan sektor-sektor lain sebab keberadaan PT Freeport Indonesia sebagai penghasil terbesar bagi Mimika sudah tinggal 20 tahun lagi, sehingga perlu mencari peluang investasi daerah di bidang non-pertambangan lainnya.

“Dalam kesempatan ini, saya berharap agar OPD dan Pemkab harus melakukan langkah inovasi di berbagai sektor, karena dengan inovasi pendapatan daerah dapat meningkat dan tidak bergantung pada penerimaan sektor tambang,” tandasnya. (Manu)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika