Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Gelar Lomba Cerita Rakyat Tingkat SD

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Gelar Lomba Cerita Rakyat Tingkat SD

Timika,TabukaNews.com

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika menggelar kegiatam Lomba Cerita Rakyat Tingkat SD dan diikuti oleh 25 SD se-Kabupaten Mimika yang digelar di Hotel Grand Mozza selama dua hari berturut-turut, Kamis-Jumat (19-20/5)

Lomba ini digagas Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika ini dibuka oleh  Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Setda Mimika Hendriete Tandiono.

Hendriete Tandiono dalam sambutannya mengatakan, Cerita rakyat ini mengandung pesan penting yang mengajarkan etika dan moral.

"Ini adalah wujud Kabupaten Mimika untuk melestarikan rakyat kepada generasi masa depan,”kata Hendrite. 

Kegiatan ini juga kata Hendrite dilakukan karena rendahnya tingkat minat baca di Kabupaten Mimika. Sehingga dengan adanya kegiatan Ini maka dapay memotivasi anak dan masyarakat agar tekun membaca dan meningkatkan imajinasi. 

"Pemerintah mendukung kegiatan ini untuk terus dilakukan agar dapat meningkatkan minat baca masyaraakt khususnya pelajar. Kami harap peserta dapat manfaatkan Perpustakaan untuk meningkatkan kualitas diri,” ungkapnya. 

Sementara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Yopi Toisuta mengatakan, bahwa lomba cerita rakyat ini tidak semua sekolah SD dan Madrasah yang ikut. Memang undangan yang disebar untuk semua sekolah di Mimika tetapi yang mendaftar hanya 30 lebih. 

"Jumlah pesertanya sama dengan tahun lalu dan nanti pemenangnya akan ikut ke Jayapura seperti tahun-tahun sebelumnya. Dan jika kita bisa lolos maka bisa lanjut ke nasional lagi,” kata Yopi. 

Adapun peserta lomba diwajibkan membawakan cerita rakyat Papua dan cerita rakyat nusantara.

“Dari keseluruhan peserta lomba, mulai babak pengisian akan diseleksi dan hanya akan diakoodir 10 peserta hingga babak final menyisahkan 6 peserta. Para pemenang lomba nanti akan mendapat hadiah uang pembinaan dan trophy (piala) untuk semua kategori juara,” jelasnya. 

Katanya, untuk kriteria utama dalam penilaiannya adalah penguasaan materi dan bahasanya. 

Menurutnya, diselenggarakan kegiatan ini memang salah satu cara untuk mendobrak minat baca. Dan ini juga merupakan program nasional.

"Dengan perlombaan cerita ini kita harapkan anak banyak membaca tapi tidak terlepas juga dari dorongan dan bantuan guru dan orang tua,”ujarnya.

Ia mengatakan, bahwa peserta lomba ini adalah anak-anak baru, tidak ada anak yang sudah pernah ikut lomba dan menang lomba yang ikut.

Ketua Panitia, Rauda dalam laporannya mengatakan tujuan dilaksanakan kegiatan lomba cerita rakyat adalah untuk meningkatkan kegemaran cerita rakyat Papua maupun nusantara. Siswa dapat belajar dari tokoh-tokoh cerita. 

Selain itu juga untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap kebudayaan daerah dan nusantara sehingga lebih mencintai kebudayaan di negeri ini.

"Ini adalah upaya penyelamatan budaya dan generasi cerdas,”tutupnya. (**)

Idul Fitri 1 Syawal 1443 H

dprd kabupaten mimika
keluarga johannes rettob
bpkad kabupaten mimika
kesbangpol kabupaten mimika
perhubungan kabupaten mimika
dprd kabupaten mimika
tanaman pangan kabupaten mimika
pendapatan daerah kabupaten mimika
tp-pkk kabupaten mimika
kampung nawaripi

Tentang Kami

Memberikan informasi yang benar karena kami Berpihak Pada Kebenaran yang Jernihnya Nyata