Main Area

Main

Dinas Perikanan Terapkan 40% Hasil Laut Untuk Persiapan PON XX

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mimika Lintje A Siwabessy/ Foto: Ricky Lodar

Timika, Tabukanews.com - Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mimika Lintje A Siwabessy mengatakan, pihaknya akan mengeluarkan suatu Peraturan Bupati (Perbup) terkait ketersediaan hasil laut sebesar 40% seperti ikan, udang, kepiting yang nantinya akan di persiapkan untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2020 di Papua

"Sektor perikanan jadi semua kabupaten harus menyiapkan ketersediaan ikan menjelang PON, bukan saja menjelang PON  tapi jauh-jauh hari sudah harus menyediakan ikan dan udang," kata Lintje ketika ditemui di kantor pusat pemerintahan, Selasa (11/6).

Menurutnya, Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI) zona 718 yang meliputi perairan Laut Aru, Laut Arafuru, dan Laut Timor bagian Timur termasuk Timika, sehingga semua kapal yang nelayan di wilayah 718 bisa singgah di PPI untuk membongkar hasil tangkapan ikan untuk selanjutnya di masukan kedalam kontainer untuk dikirim

"Karena kita saat ini menjadi zona 718 semua kapal yang dari Patijuana, Jakarta dan dari mana-mana semua sandar di pelabuhan PPI setelah di bongkar masuk mobil pendingin, masuk kontainer langsung di kirim," terangnya.

Ia juga menjelaskan, untuk ketersediaan 40% hasil laut untuk persiapan PON nantinya, Pemkab Mimika akan mengeluarkan suatu Perbup untuk memperkuat hal tersebut, sehingga semua kapal-kapal ikan yang membongkar hasil harus memisahkan sebanyak 40% untuk kepentingan PON dan juga untuk konsumsi masyarakat Mimika.

"Tapi dengan dapatnya 40%, kita harus siap untuk menjelang PON 2020, akan diperkuat dari keputusan Bupati," jelasnya.

Namun, apabila kenyataannanya dilapangan hasil laut tidak mencukupi, pihaknya akan meminta bantuan ikan dari kabupaten lain.

Terlepas dari itu untuk mengantisipasi ketersediaan ikan, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan pengurus PON agar bisa memastikan jumlah peserta maupun suporter yang akan datang ke Timika

"Apabila kurang, maka dari daerah lain siap untuk suplai tapi kita lihat di Mimika bisa mencukupi, tapi baiknya, jadi kita juga harus rapat dengan pengurus PON untuk pastikan jumlah peserta yang hadir bersama keluarga dan penonton," katanya.

Sementara itu ditanya terkait pemberlakuan Perbup tersebut. Kata Lintje, pihaknya akan berkomunikasi dengan Asisten 2 Setda Kabupaten Mimika yang membidangi masalah perekonomian untuk meminta petunjuk kapan akan diberlakukan.

"Saya akan sampaikan ke Asisten 2 dulu baru kapan kita akan berlakukan, kalau kita mulai 40% dari sekarang wah, siapa yang mau bayar jenis ikan yang banyak begini," ungkapnya. (Jrl).

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika