Main Area

Main

Diduga Provokator Pria Berseragam PNS Diamankan Polisi

 Seorang pria berseragam PNS saat diamankan polisi karena diduga sebagai provokator. (Blur foto pns) /Foto :Tim/TabukaNews.Com

Timika,TabukaNews.com - Seorang pria berseragam PNS,  Senin (14/10),  diamankan pihak kepolisian karena diduga sebagai provokator ketika membubarkan aksi pemalangan di Jalan masuk Sentra Pendidikan,  oleh siswa-siswi di jalan Poros SP5. Timika, Papua. 

Kapolres Mimika melalui Kabag Ops,AKP Andika Aer saat ditemui wartawan seusai membubarkan aksi pemalangan,membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang pria berseragam PNS yang diduga sebagai provokator.

"Dia jelas-jelas provokasi siswa untuk tidak boleh bubar dan tetap bertahan, dia juga bukan bertugas di Sentra Pendidikan. Kita akan identifikasi dulu yang bersangkutan ini bertugas dimana dan kenapa berada disini,"kata Kabag Ops.

Aksi pemalangan dengan menutup akses masuk ke dalam lingkungan Sekolah oleh siswa-siswi Sentra Pendidikan berkaitan dengan peristiwa 23 siswa yang mengalami alergi usai mengkonsumsi ikan dari salah satu tempat katering yang ada di Timika.

"Kejadiannya itu semalam dimana ada siswa-siswa alergi dan mulutnya gatal karena makan ikan dari katering yang memang sudah lama disiapkan sehari hari oleh Sentra Pendidikan,"kata Kabag Ops.

Kabag Ops,menambahkan terkait dengan hal tersebut, para siswa-siswi juga ingin bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan terkait dengan fasilitas yang ada di Sentra Pendidikan.

"Jadi kita coba kasih pengertian nanti akan panggil Kepala Dinas untuk memberikan penjelasan terkait hal ini," katanya.

Disampaikan Kabag Ops,bahwa siswa-siswi yang terkena alergi itu selain berasal dari Sentra Pendidikan berjumlah 23 orang, juga siswa-siswi dari Panti Asuhan Eme Neme sebanyak 14 orang.

"Mereka semua sudah kembali dari Rumah Sakit dan sampelnya sudah diserahkan ke BPOM untuk dicek. Dan kata masing-masing dokter para siswa tersebut tidak terkena racun melainkan alergi karena pengaruh dari ikan yang sudah lama,"ungkapnya.

Untuk diketahui pada saat dilakukan negoisasi terhadap para siswa-siswi untuk membubarkan diri,namun sebagian sempat tidak mau karena diduga ada yang memprovokasi untuk tidak membubarkan diri sehingga pihak kepolisian terpaksa memberikan tembakan peringatan.(Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika