Main Area

Main

Diduga Karena Cekcok, Suami Tembak Istri Dengan Senjata Angin

Mariana Aknela Wendam (23) yang nekat dihabisi suaminya dengan senjata angin/ Foto : Istimewa

TIMIKA,TABUKANews.com - Diduga akibat cekcok, seorang suami di Merauke, tega menembak istrinya dengan menggunakan senapan angin hingga tewas.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (15/6) di rumah keluarga korban di Jalan Kuprik, Kelapa Lima.

Menurut keterangan saksi Agustina Yongmen, yang merupakan pemilik rumah, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIT.

Saat itu, Agustina sedang berada di kebun sekitar 50 meter dari rumahnya. 

Tiba-tiba, pelaku berinisial EA (24) yang sudah berlumuran darah datang menghampirinya, untuk meminta tolong.

Saksi kemudian datang ke rumah dan melihat Mariana Aknela Wendam (23) sudah tidak bernyawa dan sudah banyak warga yang datang ke rumah itu.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, pelaku menembak korban dengan menggunakan senapan angin jenis PCP kaliber 4,5 mm ke bagian pelipis sebelah kiri korban.

"Akibat penembakan itu korban meninggal dunia," kata Kamal.

Diduga, pelaku menembak korban akibat cekcok. Meski demikian polisi masih menyelidiki motif penembakan tersebut. 

Sebab dari keterangan saksi, ia tidak mengetahui antara pelaku dan korban terjadi cekcok, karena saat malamnya tidak mendengar adanya keributan.

Selain itu, saat saksi meninggalkan rumah ke kebun pukul 05.55 WIT, saksi melihat korban sedang merebus air. Sedangkan pelaku sedang tidur bersama anaknya yang masih berusia 4 tahun. 

"Kejadian tersebut diduga disebabkan adanya keributan antara korban dan pelaku pada pagi hari. Pelaku tidak dapat menahan emosi kemudian mengambil senapan angin serta menembak ke arah korban, terkena tembakan di bagian pelipis sebelah kiri sehingga korban meninggal dunia,"  bebernya.

Pelaku kini sudah diamankan pihak kepolisian. Atas perbuatannya, ia dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, dengan ancaman hukum maksimal 7 tahun penjara.

"Kasus tersebut telah ditangani Sat Reskrim Polres Merauke," ujar Kamal. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika