Main Area

pesparawi xiii
HUT Republik Indonesia Ke 75
HUT Republik Indonesia Ke 75
HUT Republik Indonesia Ke 75

Main

Di Nawaripi Dalam Ada Perpustakaan Kampung

Di Nawaripi Dalam Ada Perpustakaan Kampung : Foto /tim

Timika, Tabukanews - com –  Berbagai inovasi dilakukan untuk mencerdaskan generasi bangsa, salah satunya dilakukan oleh kepala kampung Nawaripi, Distik Wania, Mimika. Norman Ditubun, menggagas berdirinya perpustakaan di Kampung Nawaripi.

Ide untuk mendirikan perpustakaan kampung ini karena prihati terhadap perkembangan anak khususnya generasi muda, dan rencana itu sudah ada dibenaknya saat dirinya menjabat sebagai Plt kepala Kampung Nawaripi, setelah penjabat definitive mengundurkan diri dari jabatan kepala kampung Nawaripi.

Belum ada tempat namun dirinya mengunakan bangunana rumah bekas kios dirubah menjadi perpustakaan sementara. 

"bagunana ini sebenarnya kios, tetapi saya rubah jadi perpustakaan, karena posisinya cukup strategis karena dikelilingi oleh beberapa sekolah," ujarnya. 

Menurutnya, dengan belajar membaca akan menambah pengetahuan warganya serta dapat membuka wawasan berpikir dan mempengaruhi perilaku warganya. 

Ketika ditanya soal buku-buku koleksi perpustakaan kampung Nawaripi, Norman mengaku Buku-buku itu ia peroleh dari sumbangan beberapa pihak termasuk dari Dinas Perpustakaan Kabupaten Mimika, saat ini berjumlah buku sekitar 1.500 berbagai buku yang dipajang di perpustakaan kampung. 

"Kami waktu itu menyurat kepada kepala Dinas Perpustakaan dan mereka merespon baik. Mereka membantu kami 500 buku, lainya dari sumbangan teman dan warga," katanya. 

Sementara antusias pembaca yang kebanyakan dari siswa SD dan SMP bahkan yang belum bisa baca pun datang ramai di perpustakaan setiap harinya. bukan hanya anak-anak tetapi juga orang tua warga kampung Nawaripi.

Norman berharap kedepannya pemerintah kabupaten Mimika bisa membantu untuk memajukan perpustakaan kampung dengan memberikan pelatihan-pelatihan terkait penggelolaan perpustakaan.

"Kami lihat minat baca anak-anak Nawaripi sangat tinggi. Pengunjung rata-rata sebanyak 300 orang setiap hari," ujarnya. 

Perpustakaan ini menggunakan ruangan berukuran kurang lebih 3×5 meter. Beberapa rak buku ditempat mengelilingi ruangan. Hanya ada beberapa meja dan kursi untuk pengunjung. Anak-anak yang tidak kebagian tempat duduk, biasanya berdiri bahkan ada yang duduk melantai. 

Inde kepala kampung itu mendapat dukungan dari salah satu guru Sekolah Dasar Nawaripi  Berti Temorubun, mengapresiasi apa yang dilakukan kepala kampung hingga berdirinya perpustakaan kampung. 

Bahkan kebanyakan siswanya yang setiap hari terlihat mengunjungi perpustakaan kampung itu.  Bahkan di jam sekolah pada waktu istirahat anak anak lari ke perpustakaan kampung yang kebetulan berdekatan dengan sekolah. 

Siswa SD Nawaripi yang setiapa hari datang di perpustakaan kampung itu  mengaku senang dengan kehadiran perpustakaan kampung sebab bisa membaca buku-buku yang tersedia. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika