Main Area

Main

Dewan Berharap Kapolda Waterpauw Kembali Gunakan Pola Persuasif

Karel Gwijangge,SIP/Foto : Tim Tabukanews.com

Timika, TabukaNews.com- Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten berharap dengan kembalinya Irjen Pol Paulus Waterpauw menjadi Kapolda Papua mampu kembali menerapkan pola penanganan aksi demo massa seperti yang dulu yaitu pola pendekatan dan persuasif.

Harapan tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Kabupateh Mimika dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Karel Gwijangge kepada wartawan di ruang Serba Guna kantor DPRD Mimika, Senin (30/9).

Ia menilai bahwa teknis atau pola penanganan aksi massa yang dilakukan oleh aparat pimpinan aparat keamanan sekarang sangat berbeda dengan jaman dulu. Padahal khusus di Papua, aksi demo telah terjadi berkali kali, akan tetapi tidak pernah berakhir kerusuhan. Terakhir muncul aksi besar dan brutal terjadi di Jayapura dan Wamena.

"Penanganan aparat jaman dulu itu sangat persuasif dan memberi waktu kepada massa untuk sampaikan aspirasinya. Memang saya tidak ikuti yang aksi masa di tempat lain, tapi khusus penanganan massa yang terjadi di Papua ini sangat berbeda dengan yang dulu," katanya.

Menurut dia, tidak perlu melihat sebab aksi karena penyebaran berita hoax ataupun yang lainnya. Namun, jika yang melakukan aksi adalah pelajar, maka aparat harus bisa mengimbangi teknis penanganannya tanpa harus membuat suatu aksi yang memicu perlawanan. Jika massa berkonsentrasi di satu titik, maka tidak perlu adanya letupan tembakan peringatan yang membuat panik sehingga menimbulkan perlawanan.

"Kasihan yang terjadi di Wamena itu jatuh korban terlalu banyak," tuturnya.

Diharapkan model penanganan demo seperti di Papua, tidak terjadi secara nasional karena hanya merusak demokrasi.

Lebih lanjut ia menyampaikan selamat atas dilantiknya Paulus Waterpauw sebagai Kapolda Papua. Diharapkan kehadiran bisa mengembalikan pendekatan kepada masyarakat seperti yang pernah terjadi.(tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika