Main Area

pesparawi xiii
DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020

Main

Dengan Pergantian Direktur Tidak Ada Dualisme Lemasa

Direktur Executive Lemasa Stingal Johnny Baenal.   /Foto : Tim

Timika, TabukaNews.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme atau Lemasa, merupakan jati diri orang Amungme yang ada di Timika yang wajib untuk berbicara terkait wilayah adat amungme demi masa depan dan kesehateraan masyarakat Amungme.

Maka dalam Rapat sidang Istimewa Lemasa, tanggal 14 Nobember 2019 telah mengesahkan dan mengeluarkan Surat keputusan (SK) Badan pendiri Lemasa nomor : 02/SK/BP-AN/Lemasa /XI/2019 tentang  pemberhentian Direktur Executive Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) atas nama Odizeus Beanal BSc, dan mengangkat Stingal Johnny Baenal A.Md.Kom. S Sos sebagai Direktur Executive Lemasa berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 03/SK/BP-AN/Lemasa/XI/2019 tentang pengangkatan Direktur Executive. 

Surat keputusan tersebut ditandatangani oleh Badan pendiri dan Dewan adat Suku Amungme atau Amungme noserei diantaranya ketua Amungme Noserei Thomas Wamang, Wakil Ketua Amungme Noserei Jannes Natkime, Anggota Badan pendiri Lemasa Johanis  Kasamol SE dan Anggota Komisaris lemasa Drs Yopi  Yoseph Kilangin, yang mengeluarkan keputusan memberhentikan mantan direktur eksekutif Lemasa periode 2016-2021. 

Dalam Rilis yang diterima, Minggu (2/2) menjelaskan bahwa yang berwenang mengangkat dan memberhentikan Direktur Eksekutif lemasa, yaitu Badan pendiri dan Amungme Noserei atau Dewan adat Amungme, apabila pucuk pimpinan direktur itu melakukan kesalahan, melanggar kode etik atau melanggar aturan Anggaran Daras dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) lalu diberhentikan.

“Didalam (Lemasa) Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme, memiliki aturan Anggaran Dasar  dan Anggaran Rumah Tangga atau AD ART,  yang tercantum didalamnya ada tiga aturan ada Musdat atau Musyawarah adat kemudian Sidang Istimewa dan Rapat luar biasa Lemasa.” Ujar Direktur Executive Lemasa Stingal Johnny Baenal.   

Selain itu Johnny menambahkan, ada beberapa oknum yang sengaja membuat lembaga tandingan untuk  menganggu lembaga resmi dan lembaga pertama milik orang asli amungme yang didirikan oleh beberapa tokoh Amungme terdahulu yakni pak Thom Beanal dan rekan rekan. 

Johnny menilai, salah satunya lembaga adat yang dirikan oleh almarhum Nerius Katagama kemudian dialihkan pimpinannya kepada saudara Karolus Tsunme, itu tidak memiliki dasar, siapa yang mengangkat dan siapa yang mendirikan tidak disosialisasi secara mendetail kepada seluruh masyarakat amungme. 

Sementara yang mengangkat pimpinan itu merupakan pendiri yang mana sudah diberhentikan oleh lembaga adat Dewan adat amungme noserei sehingga tidak memiliki kewenangan untuk mengangkat dan mendirikan suatu lembaga yang mengatasnamakan seluruh masyarakat amungme. 

Maka, Direktur yang sudah diberhentikan oleh pendiri dan dewan adat atau amungme noserei pada tanggal 14 november 2019 lalu, tidak lagi memiliki kewenangan untuk mengeluarkan rekomendasi atau mengeluarkan sebuah dukungan ataupun rekomendasi apapun kepada organisasi atau lembaga adat tiga wilayah yang baru dilantik beberapa waktu lalu.

“saudara mantan direktur tidak mempunyai kewenangan untuk mengumpul masyarakat melakukan provokasi membuat sesuatu dan mencari dukungan, tetapi harus patut dan taat kepada aturan lembaga karena lembaga ini didirikan oleh orang atau tokoh yang dipercaya, “ Ujarnya. 

Maka, Direktur Executive Lemasa antar waktu berharap sebagai anak dan penerus pendahulu pendiri lembaga ini harus menjunjung tinggi nilai perjuangan para pendahulu jangan menghancurkan lembaga ini demi kepentingan individu dan kelompok melainkan demi kepentingan masyarakat amungme pada umumnya. 

“Jadi dengan kepemimpinan Direktur Eksekutif Lemasa yang baru ini tidak ada lagi dualisme lembaga adat amungme di Kabupaten Mimika, namun kembali ke tongkat awal yaitu Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme bukan Lembaga Masyarakat Adat  Suku Amungme, “ jelas Johnny.

Karena, lembaga ini merupakan lembaga pemersatu suku Amungme sehingga jalan sesuai tongkat yang diberikan oleh orang tua kepada generasi amungme saat ini. Tidak ada lagi lembaga tandingan. (tim)

DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika