Main Area

Main

Danlanal Timika : Cuaca Buruk dan Gelombang, Warga Diimbau Tidak Melaut

Komandan Lanal Timika Letkol Laut (P) Yadi Mulyadi/ Foto: Ricky Lodar/Tabukanews.com

 

Timika, Tabukanews.com - Komandan Lanal Timika Letkol Laut (P) Yadi Mulyadi mengatakan, wilayah perairan Mimika aman dalam melaksanakan aktifitas kemaritiman. Hanya saja perlu diantisipasi masalah kondisi cuaca ekstrim yang mana dalam beberapa minggu terakhir Kabupaten Mimika diguyur hujan.

"Secara keseluruhan siatuasi di wilayah perairan Mimika aman cuma cuaca yang kurang bersahabat," kata Yadi ketika ditemui usai menghadiri upacara tabur bunga di PPI, Selasa (2/7) lalu.

Ia menjelaskan, aktivitas pelayaran di Mimika terbilang aman dilihat dari banyak aktifitas keluar masuk kapal di pelabuhan Timika.

Sementara itu untuk menjaga keamanan perairan Mimika, pihak Lanal Timika membangun pos pantau dan menempatkan kapal patroli di lepas pantai untuk memantau aktifitas pelayaran untuk mengantisipasi adanya penyelundupan kayu atau ikan.

"Kita lihat di pos saya itu ada kapal KRI kita yang standby, dan ada pos kita huga disana, terbukti dengan banyaknya kapal yang masuk dan keluar untuk pertumbuhan sektor ekonomi," jelasnya.

Hanya saja saat ini, yang perlu diantisipasi oleh kapal-kapal agar berwaspadai kondisi cuaca di Mimika yang mana sudah dua minggu lebih kota Timika diguyur hujan, sehingga akan berpotensi gelombang tinggi.

"Cuaca yang perlu kita waspadai karena faktor alam, sekarang curah hujan tinggi, gelombang tinggi jadi perlu diwaspadai oleh pengguna laut baik nelayan maupun kapal besi," ungkapnya.

Ketika ditanya masalah  ilegal logging dan ilegal fishing. Kata Yadi, sejak Dirinya berdinas di Lanal Timika, belum ada temuan terkait penyelundupan kayu atau ikan, namun dirinya mengharapkan adanya informasi dari warga apabila menemukan hal-hal tersebut.

"Jadi kalau ada sedikit gerakan kalau penyeludupan baik kayu (ilegal loging) atau ilegal fishing itu kami butuhkan informasi dari masyarakat apabila ada hal yang menyangkut dengan tindakan melanggar hukum dilihat bisa diinfokan ke kita," katanya. (Jrl).

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika