Main Area

pesparawi xiii
DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020

Main

Cegah Stunting, Kader PKK Kampung Nawaripi Mendata Ibu Hamil hingga Bayi

Timika,TabukaNews.com –  Guna mencegah Stunting atau  gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan asupan gizi, terserang infeksi, maupun stimulasi yang tak memadai. 

Menyikapi program Pemerintah pusat itu maka,  pemerintahan Kampung Nawaripi, Distrik Wania Kabupaten Mimika  merespon cepat dengan melibatkan sebanyak 30 Kader yang terdiri dari ibu – ibu PKK untuk mendata seluruh warganya baik ibu hamil, balita hingga bayi dari 0 hingga 6 Tahun.   

Kepala Kampung Nawaripi, Norbertus Ditubun mengatakan kegiatannya sendiri sesuai saran dari pemerintah yaitu melakukan pendataan kepada balita yang berumur 0 bulan sampai umur 6 Tahun serta ibu hamil. 

“Kami sudah menjalankan instruksi dari pusat dengan mendata seluruh ibu hamil bayi dan balita di Kampung Nawaripi, selanjutnyaakan di berikan asupan gisi sehingga kita mencegah adanya kekurangan gizi ibu hamil hingga bayi di sini (Nawaripi),” ujarnya.

Maka untuk membantu jalannya program tersebut, pemerintahan kampung melibatkan 30 kader PKK Kampung Nawaripi untuk melakukan tanggung jawab ini dengan sebaik mungkin, “ dari kondisi bayi yang kami data di kampung nawaripi terkait kesehatan bayi dan juga tumbuh kembang bayi serta kecukupan gizi bayi 0 bulan sampai usia 6 Tahun,” ujarnya.

Berharap, dengan terbentuknya kelompok ibu-ibu kader terpilih ini bisa melihat kondisi warga dan masyarakat sehingga pemerintah kampung juga mengetahui kondisi kesehatan warganya serta asupan gizi yang akan diberikan kepada warganya. 

“Saya sangat berterimakasih kepada kader wanita tangguh ibu-ibu PKK yang siap membantu kami dalam pembahasan gizi buruk atau stunting kepada bayi dan anak usia pertumbuhan 6 tahun,” Jelas Norbertus

Menambahkan untuk menjalankan program ini di kampung Nawaripi Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 juta untuk kegiatan stunting tersebut.

Sementara itu, Siti Pendamping Kampung mengatakan dalam pencegahan  stunting, di peruntukan bagi pendataan bayi balita dan ibu hamil serta ibu nifas, yang ada di tiap masing-masing kampung, di pimpin oleh Kader pembangunan manusia (KBM).

Mengatakan KBM dipimpin oleh ibu kepala desa atau Kampung, kebetulan di Kampung Nawaripi saat ini sudah berjalan mendata dan melakukan posyandu walaupun datanya tidak semua bayi balita dan ibu hamil tidak serius ikut pemeriksaan posyandu.

“ saya berharap agar warga dapat kembali ikut posyandu kembali agar kami punya data bayi dan ibu hamil serta balita “ ujarnya.

Dijelaskan, ada 11 format sebagai acuan dari usia nol bulan sampe usia 2 tahun, 2 tahun sampai 6 tahun diantaranya, data sanitasi  ( MCK dan drainase,) listrik, pendataan posyandu, pendataan tenaga posyandu, dan pelayanan posyandu di masyarakat nawaripi.

Persiapan sekolah Paud, mainan edukasi sekolah pembelajaran paud , ada berapa siswa di paud, nama grup paud, latar belakang pendidikan paud.

“Semua ini adalah awal transplantansi data Bayi balita dan ibu hamil dalam penanganan stunting serta Gizi.” Jelasnya. (tim)

DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika