Main Area

Main

Cabuli Anak Dibawah Umur Pria Ini Ditangkap Polisi

Korban saat diperiksa di Puskesmas Kokonao/ Foto : IStimewa

TIMIKA, TABUKANews.com - Aparat kepolisian Polsek Kokonau, Distrik Mimika Barat membekuk pelaku pencabulan anak di bawah umur di Kokonau.

Dari Rilis  Kabid Humas Polda Papua  Kombes Pol AM Kamal yang diterima Tabukanews.com pada Minggu, (4/3) mengatakan bahwa saat ini pelaku berinisial RY kini sudah ditahan oleh anggota Polsek Kokonau untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

Dalam Rilis yang diterima disampaikan Kabid Humas Polda Papua pelaku berinisial RY warga Kokonau Distrik Mimika Bara.
 
Tersangka ditangkap atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Selain pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti terkait kasus tersebut.

Adapun kronologis kejadian dimana pada hari Kamis, (1/3) sekitar pukul 13.00 WIT korban sebut saja dengan nama Mawar (AS) keluar dari rumah dengan maksud untuk membeli gula pasir dikios, selesai membeli gula pasir korban kembali kerumah dan didalam rumah sudah ada pelaku  dan korban menanyakan kepada pelaku "kaka pinjam apa"tetapi pelaku tidak menjawab langsung menarik korban  dan menutup mulut korban dengan kain sarung dengan cara mengikat mulutnya supaya tidak bisa berteriak kemudian pelaku membuka celana korban dan memperkosanya, korban mengalami pendarahan,robek pada bagian alat krlamin dan tidak bisa berjalan.

Setelah pelaku melakukan pemerkosaan pelaku langsung melarikan diri kedalam hutan,  dan korban  melaporkan kejadiannya kepada orang tua dan selanjutnya melaporkan ke kantor Polsek Kokknao Distrik Mimika Barat.

Setelah menerima laporan petugas bersama warga dan orang tua korban melakukan pengejaran dan pencarian maka pada hari Sabtu, (3/3)pelaku berhasil di tangkap dan langsung di bawa ke Polres Mimika dengan menggunakan perahu.

Atas kejadian tersebut tindakan yang telah dilakukan oleh Kepolisian dimana setelah menerima laporan anggota langsung mendatangi TKP mengmankan tersangka, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi, serta melakukan penyidikan dan penyelidikan.

Dalam penanganan kasus ini, polisi juga berkoordinasi dengan P2TP2A untuk penanganan terhadap korban di bawah umur guna melengkapi berkas perkara.

"Pelaku terancam dijerat dengan pasal tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Sesuai pasal 82 dari UU RI No 35/2014, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan minimal 5 tahun penjara. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika