Main Area

pesparawi xiii

Main

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Peserta Manfaatkan MLT

Program MLT BPJS Ketenagakerajaan merupakan program yang disediakan kepada peserta dengan kriteria untuk tenaga kerjannya minimal menjadi peserta selama satu tahun dan pemberi kerjannya atau badan usaha minimal tertib adminstrasi/ foto : dok tabukanews.com

TIMIKA, TABUKANews.com -  Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika, Dedy Mulyadi mendorong para peserta BPJS Ketenagakerjaan memanfaatkan manfaat layanan tambahan (MLT) yang disediakan oleh BPJS.

Disampaikan Kepala BPJS Cabang Mimika, Dedy Mulyadi bahwa program MLT BPJS Ketenagakerajaan merupakan program yang disediakan kepada peserta dengan kriteria untuk tenaga kerjannya minimal menjadi peserta selama satu tahun dan pemberi kerjannya atau badan usaha minimal tertib adminstrasi.

 "Dengan demikian maka peserta bersangkutan berhak mendapat rekomendasi dari BPJS Ketenagakerjaan," hal ini disampaikan Dedi kepada wartawan, Jumat (10/9).

Dedy mengatakan manfaat dimaksud tersebut ada empat yaitu program perumahan bersubsidi, perumahan non subsidi, program renovasi rumah dan jasa konstruski yang diberikan kepada pengembang perumahan yang bersedia membangun rumah untuk pekerja.

Kelebihan program tersebut kata Dedy yaitu peserta BPJS Ketenagakerjaan mendapat suku bunga relatif rendah dibandingkan dengan Bank umum lainnya. Pertama, kredit rumah bersubsidi diberikan bunga 5 persen dengan jangka waktu maksimal sampai 20 tahun atau tergantung usia pensiun.

Kedua yaitu kedua program non subsidi yaitu diberikan harga rumah sampai Rp500 juta, BPJS bisa merekomendasikan persetujuan itu sebesar 95 persen dari harga rumah yang non subsidi tersebut.

"Misalkan harga rumah Rp500 juta maka kita bisa rekomendasikan sebesar Rp475 dengan suku bunga yang saat ini berlaku terakhir 7,25 dan berlaku maksimal 20 tahun," tutur Dedy.

Ketiga adalah program renovasi rumah yaitu diberikan kepada peserta yang sudah memiliki rumah dan bekerja sama dengan Bank yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dengan suku bunga 7,25 persen.

Sedangkan yang terakhir adalah program yang diberikan kepada pengembang yang bersedia menyediakan rumah pekerja dengan bunga 8,25 persen.

Untuk mendorong pemanfaatan program tersebut, BPJS Ketenagakerjaan  Timika sudah dua kali menggelar sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan di Timika yang berkategori tertib adminstrasi.

"Dari hasil pertemuan tersebut ada yang memang mengkonfirmasi lebih lanjut. Sejauh ini satu orang," kata Dedy.

Ia menjelaskan kelebihan lain yaitu peserta BPJS Ketenagakerajaan yang bekerja di Mimika bisa mengabil rumah bebas di seluruh Indonesia. Sementara itu untuk di Mimika sendiri, rumah yang bersubsidi berada di kawasan Pondok Indah Amor.

"Prosedurnya jika ada peserta yang mengajukan fasilitas layanan tambahan bisa menghubungi kantor BTN yang terdekat dan mengajukan KPR dengan mekanisme manfaat layanan tambahan. Nanti akan diberikan persyarat yang perlu dipenuhi. Pihak BTN yang akan meminta merekomendasi ke BPJS Ketenagakerjaan," kata Dedy. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika