Main Area

Main

BNN Mimika Musnahkan Sabu Seberat 5,44 Gram Hasil Penangkapan Tersangka Randi

Pemusnahan BB Jenis Shabu

 

Timika, Tabukanews.com - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika memusnahkan Barang Bukti (BB) narkoba golongan I jenis shabu seberat 5,44 gram yang dikemas dalam 7 bungkus plastik klip diamankan dari tangan tersangka bernama Randi Candra alias Randi yang didatangkan dari Makassar.

Proses pemusnahan BB tersebut berlangsung di kantor BNNK Mimika, Kamis (23/5).

Berdasarkan penjelasan Kepala BNNK Mimika Kompol Mursaling, SH.MH proses pengungkapan bermula saat BNNK Mimika melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka di Jalan Kartini depan kios Fitri pada Kamis (2/5) lalu sekitar pukul 01.10 WIT, setelah adanya informasi yang diterima.

Barang bukti 5,44 gram yang dimusnahkan itu berasal dari jumlah awal sebanyak 7,12 gram yang ada dalam 9 bungkusan plastik klip dan sisa dua bungkus akan dipakai dalam persidangan.

"Dari hasil penyelidikan terhadap tersangka, ternyata diperoleh dari HS yang berada di Makasar. HS ini sudah kita tetapkan sebagai DPO," katanya.

Ia menjelaskan, modus operandi yang digunakan tersangka yaitu dengan menghubungi HS (Haji Sabu) untuk memesan paket narkoba jenis shabu, Kemudian pada hari Rabu tanggal 01 Mei 2019 sekira 15.30 WIT tersangka melakukan transfer uang sebanyak Rp 19.000.000 ke SH melalui rekening bemama Nasriani. Setelah itu HS memberikan paket tersebut kepada orang kepercayaannya yang berada di Timika sesuai pesanan tersangka.

Selanjutnya, tersangka saat hendak mengambil barang pesanannya kemudian dibuang dipinggir jalan kemudian melalui sambungan telepon, HS yang mengarahkan tersangka melalui telepon untuk mengambil barang pesanan tersebut di Jalan Budi Utomo depan warung sate yang berhadapan dengan toko Eiger.

Akibat dari perbuatan tersebut, tersangka dikenakan pasal 112 ayat (2) dan ayat (1) jo Pasal 127 ayat (1) huruf a UU R.I nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Berdasarkan penuturan tersangka Randi mengungkapkan, sebanyak empat sampai lima kali dirinya bekerjasama dengan HS untuk menjadi kurir sabu, yang dari hasil penjualan barang haram tersebut Randi bisa mendapatkan keuntungan 1 gram dengan harga Rp. 2 juta 3 ratus.

"Sudah lima kali, saya jual saru gram itu harga Rp 2 juta 3 ratus," kata Randi. (Jrl).

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika