Main Area

pesparawi xiii
ulang tahun ke 36

Main

Berikan Lahan 78 Hektar untuk Negara, Panglima TNI Sampaikan Terimakasih Kepada Warga Kamoro dan Mimika

Berikan Lahan 78 Hektar untuk Negara, Panglima TNI Sampaikan Terimakasih Kepada Warga Kamoro dan Mimika. Ini foto suasana proses penyerahan tanah oleh Suku Kamoro/Foto : tim

 

 

TIMIKA, Tabukanews.com,Masyarakat Kamoro menyerahkan lahan seluas 78 hektar kepada negara untuk dilakukan pembangunan Markas Komando Gabungan Wilayah Pertanahan III (Kogabwilhan).

Lahan yang terletak di SP V Distrik Iwaka ini diserahkan oleh tokoh masyarakat Suku Komoro Philipus Monaweyau didampingi Ketua Lemasa Gergorius Okuare secara langsung kepada Panlima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di SP V, Rabu (19/2).

Penyerahan surat pelepasan lahan ini disaksikan juga oleh Kapolri Jenderal Drs. Idham Azis, M.Si, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpau, Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Ketua Lemasa Karolus Tsutme serta jajaran TNI-Polri dan tokoh-tokoh masyarakat.

“Tanah ini kami serahkan ke negara melalui TNI. Kami serahkan karena daerah ini perlu ada keamanan yang ketat. Tidak seperti yang sudah-sudah. Harapan kami kehadiran mako TNI ini juga membangun manusia Papua pada umumnya dan Mimika secara khusus,” ungkap Philipus Monaweyau.

Kepada panglima TNI dan Kapolri, Monaweyau meminta agar mereka memperhatikan anak-anak Mimika yang ingin menjadi anggota TNI Polri.

 “Harapan kami orangtua, tolong bapak berdua terima anak-anak kami sebagai prajurit maupun polisi. Banyak yang ikut tes tapi dijatuhkan karena mereka tidak punya uang. Kami orang Mimika orang sederhana dan tidak berduit, tolong prioritaskan anak-anak kami karena anggota TNI Polri dari Mimika bisa dihitung dengan jari,” ungkapnya.

Ia mengatakan, warga Kamoro tulus dan ikhlas memberikan lahan ini karena TNI Polri merupakan bagian dari pemerintah. Namun masyarakat berharap lahan ini dipergunakan sebagaimana peruntukannya.

“Dari Potowaiburu sampai Agimuga sampai Nakai, dengan sepenuh hati kami serahkan tanah ini ke Negara Kesatuan Republik Indonesia lewat TNI dan Polri,” ujarnya.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengungkapkan terimakasih secara khusus kepada masyarakat Komoro dan masyarakat Mimika yang telah menyerahkan tanah ini untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Terimakasih masyarakat Komoro dan bapak Monaweyau karena sebagai warga negara dan pemegang hak ulayat sudah memfasilitasi penyediaan lahan yang dibutuhkan bangsa dan negara,” ujarnya

Ia mengatakan Kogabwilhan III yang wilayah teritorialnya meliputi Provinsi Papua, baru saja dibentuk namun belum memiliki kantor. Panglima berharap, usai penyerahan surat pelepasan, segera dilakukan peletakan batu pertama agar mulai diadakan pembangunan markas komando di Timika.

“Disamping sebagai markas komando untuk pertanahan dan kemanan negara, kehadiran mako ini juga untuk mensejahterakan masyarakat terutama dapat mempengaruhi masyarakat untuk menjadi anggota TNI dan Polri sehingga presentasi anak-anak Mimika di   TNI Polri semakin meningkat,” ungkapnya.

“Harapan saya, 20-25 tahun ke depan banyak jenderal-jenderal negara ini merupakan anak asli Mimika. Ini harapan dan doa kami semua,” harapnya.

Panglima Hadi Tjahjanto juga mengungkapkan selain masyarakat Mimika, November tahun lalu, masyarakat di Kepualuan Riau juga memberikan lahan mereka untuk pembangunan Kogabwilhan I.

“Ini menunjukan kecintaan dan rasa memiliki rakyat mimika kepada TNI serta menjadi bukti terjalinnya kemanunggalan TNI dan rakyat. Semoga kepecayaan dan amanah rakyat kepada TNI terus kita junjung secara profesional dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab kita,” pesannya kepada seluruh anggota TNI, khususnya di Mimika.

Di akhir sambutannya, panglima TNI sekali lagi mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika.

“Terimakasih yang tulus saya sampaikan kepada seluruh masyarakat Mimika khususnya warga Kamoro atas penyerahan tanah ini kepada kami. Papua adalah negeri yang sangat indah. Kami harapkan kehadiran kogabwilhan akan memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat Mimika dan Papua,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Mimika Eltinus Omalengk sepada kepada awak media mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika sangat mendukung penyerahan penyerahan lahan hibah tersebut. 

“Kami sangat mendukung karena ini juga jadi bagian dari mempercepat pembangunan di Mimika. Selain itu, untuk mempercepat pembentukan Provinsi Papua Tengah dan semakin meningkatkan keamanan dan kenyamanan di Mimika,” ujarnya singkat. 

Secara keseluruhan luas lahan ini 78 hektar, bagian depan panjangnya 780 meter sedangkan bagian belakang 1000 meter. Tahun 2016 lalu, lahan ini rencananya akan digunakan untuk membangun Detasemen Rudal (Denrudal) namun dibatalkan. 

Oleh pemerintah daerah, lahan ini juga direncanakan untuk membangun gedung sentra pemerintahan Pemda Mimika namun pembangunannya dialihkan ke SP III.

Jarak lahan ini dari Kota Timika 15 kilometer, dari pusat pemerintahan 14 kilometer sementara dari pelabuhan Poumako 41 kilometer.

Rencananya, selain pembangunan gedung utama perkantoran dan staf, akan dibangun pula sarana olahraga, kolam renang, asrama prajurit dan perwira, sarana ibadah dan gudang perlengkapan. 

Kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Drs. Idham Azis, M.Si bersama rombongan pagi tadi disambut tarian Suku Kamoro.

Kedua pimpinan TNI Polri ini juga melakukan ritual bakar batu bersama masyarakat dengan secara simbolis dengan menyalakan tungku bakar batu.(tim) 

 

 

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika