Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Baznas Salurkan Sumbangkan 201 Juta ke Sentani

Baznas Timika Salurkan Sumbangkan 201 Juta ke Sentani/Foto : Istimewa

TIMIKA, TABUKANews.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mimika telah menyerahkan dana sebesar Rp. 201.680.000 ke korban bencana alam di Sentani, Kabupaten Jayapura.

Ketua Baznas Mimika, Ustad Umar Habib Rosidi mengatakan dana yang merupakan sumbangan masyarakat Mimika ini diserahkan secara bergilir sebanyak enam kali.

“Kita serahkan secara bertahap. Dana ini merupakan sumbangan dari masyarakat Timika yang berasal dari sekolah, komunitas, kerukunan, unat mesjid maupun perorangan,” ujarnya kepada media di Kantor Baznas, Rabu (28/3) kemarin.

Paguyuban dan komunitas yang menyerahkan sumbangan mereka ke Baznas hasil turun jalan dan sumbangan organisasi diantaranya Kerukunan Arema, KK-STM (Sulawesi Tengah), IWSS Cabang Mimika, Komunitas Pemuda Kei (KPK), Forum Komunitas Pendulang (FKP), Laskar Ayaam Jantan dan Rosipumi.

Laskar Mangoni Indonesia (LMI), IKBDM (Bima Dompu), IKL (Lombok), Club Motor MTV, IKN Kera Sakti, Gerakan peduli sesama (GPS), Kominitas Skateboard, GH2T, The Macman, POI Timika, Ciber speed Timika, Eme Neme Yauware (gabungan), IPTLM, dan HIPKAL (pengusaha kayu lokal).

Sumbangan dari sekolah dan puskesmas datang dari TK dan MI Ataqwah, SD-SMP Smart Kids, SMP Yapis Timika, SMK Yapis Timika, SMK YPNNU, PAUD Arauda, TK Alhifayah, SD Yapis Timika, SD Yapis SP II, sekolah Al Ilmu Ibnu Kojim, Sekolah Almadani dan STIE Jembatan Bulan serta Puskesmas Mimika.

Sementara dari komunitas mesjid yakni Relawan cilik mesjid Pom Alhidayah, Mesjid Baiturahman SP II, Majelis Taqlim SP II, Pondok Pesantren Hidayatulah, Alpala 32, Mesjid Aksajadah (Pemda), Masjid Taqlim Alfurqoon, Masjid Taqlim Al Azhar, Rumah Qurran.

Selain itu Remaja Mesjid Almutajam, DKM Alfatah BTN Komoro, Hidayatus Zibjan, MT Nurul Hidayat, Mesjid Nurul Hidayah, TPI Nurul Hidayah, MT Babusalam. Sementara sumbangan pribadi atas nama Bapak Ibrahim.

“Ini menunjukan bahwa kita masyarakat Mimika peduli dengan mereka yang mengalami bencana. Kami sudah menyerahkan sumbangan-sumbangan ini. Kita juga ucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Baznas untuk menyalurkannya. Selasa kemarin 5 relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) juga sudah kembali dari Sentani,” ungkap Ustad Umar Habib Rosidi.

Habib Rosidi menjelaskan Baznas lahir dari Undang-undang Nomor 23 tahun 2011 dan peraturan pemerintah Nomor 14 tahun 2016.

Baznas Kabupaten Mimika dibentuk 2 tahun lalu (2017-red) dan dilantik oleh Bupati Mimika Eltinus Omaleng melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Mimika Nomor 34 Tahun 2016 dan pelantikan badan pengurus dilakukan pada April 2017.

"Kita dibentuk setelah adanya rekomendasi dari Baznas Pusat. Tugas Baznas adalah mengentaskan kemiskinan. Jadi kami menghimpun zakat, infaq, sodakoh dan dana sosial keagamaan lainnya dari umat Islam dan umat lainnya untuk kemanusiaan,” jelasnya.

Baznas Mimika memiliki tiga program kerja yakni Mimika Cerdas, Mimika Sehat dan Mimika Sejahtera.

Melalui program Mimila cerdas Baznas telah memberikan bantuan beasiswa kepada 45 siswa yang keluarganya tergolong tidak mampu. Bantuan itu diberikan kepada 15 anak SD, SMP dan SMA.

Baznas Mimika juga sedang mengupayakan agar memberikan bantuan beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi.

"Dana yang dipakai untuk membiayai beasiswa ini dari zakat, infaq, sodakoh dan dana sosial keagamaan lainnya. Zakat penggunaannya terbatas hanya untuk umat Islam tetapi infaq, sodakoh dan dana sosial lainnya untuk seluruh umat tidak memandang suku dan agama sehingga lebih leluasa kami menggunakannya,”terangnya.

Untuk dana sosial keagamaan Baznas memberikan bantuan terhadap musibah dan bencana alam yang terjadi di Indonesia baik di Mimika maupun luar Timika.

Di Mimika, pada November 2017 Baznas turut memberikan bantuan kemanusian berupa sembako, tenda dan beberapa kebutuhan dasar lainnya kepada 1.000 pengungsi dari Banti, Distrik Tembagapura.

Selain itu, Baznas juga melakukan bantuan bedah rumah kepada warga yang rumahya tidak layak huni di SP5.

“Diluar daerah, kami juga terlibat pada kejadian campak dan busung lapar di Asmat, bencana alam di Lombok, Palu, Selat Sunda Jember, Sulawesi Selatan dan terakhir di Manado,” ungkapnya.

Bantuan obat-obatan kepada keluarga yang berkurangan juga dilakukan Baznas Mimika melalui program Mimika Sehat.

Sementara dalam program Mimika Sejahtera, Baznas memberikan modal usaha dalam jumlah terbatas kepada beberapa pelaku usaha kecil. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika